Beranda Bisnis PT Pertamina Bina Masyarakat Gerem Kembangkan Tanaman Hidroponik Jadi Makanan Sehat

PT Pertamina Bina Masyarakat Gerem Kembangkan Tanaman Hidroponik Jadi Makanan Sehat

Tanaman Hidroponik hasil Binaan PT Pertamina Fuel Termina Tanjung Gerem - (Foto Usman Temposo/BantenNews.co.id)

CILEGON – PT Pertamina melalui Mitra Binaan PT Pertamina Fuel Termina Tanjung Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon mengembangkan produk yang dihasilkan dari tanaman Hidroponik.

Pengembang produk berupa makanan sehat itu merupakan hasil pembinaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Pada Selasa (26/11/2019) Pemkot Cilegon dan PT Pertamina mengadakan acara Pembukaan Pengembangan Kapasitas Kelompok Griya Hidroponik dan Launching Pos UKK dan PUBG (Pangan Untuk Balita Gerem) Mitra Binaan PT Pertamina Fuel Termina Tanjung Gerem.

Dalam acara tersebut banyak ditampilkan berbagai produk hasil tanaman Hidroponik seperti kerupuk, minuman dan nugget serta makanan sehat untuk balita.

“Tujuan program ini jelas PT Pertamina ingin masyarakat sekitar sejahtera. Akhirnya terbentuklah program ini melalui dana CSR,” ujar Alimuddin Manager PT Pertamina Fuel Termina Tanjung Gerem kepada awak media disela acara.

Dia menuturkan bahwa program CSR tersebut dirintis sejak 2017 lalu dan terbentuk Kelompok Tani (Poktan) Griya Hidroponik dan berjalan hingga sekarang.

“Tanaman Hidroponik ini banyak dikembangkan berbagai aneka makanan seperti kerupuk, nugget dan makanan balita yang sehat dikonsumsi. Kita ingin masyarakat juga ikut sehat dengan dikembangkannya program ini,” terangnya.

Dia menuturkan bahwa kegiatan CSR tersebut juga banyak melibatkan ibu-ibu dalam pengembangan UMKM.

“Harapan kita memang ibu-ibu juga ikut terlibat sebagai upaya meningkatkan ekonomi mereka. Kita berikan pembinaan juga, ini menunjukkan bahwa Pertamina peduli juga terhadap lingkungan sekitar,” ucapnya.

Namun demikian meski terus berjalan dengan baik, lanjutnya, masih ada yang dihadapi masyarakat terutama dalam segi pemasarannya.

“Memang dalam pengembangannya tidak mudah terutama dalam segi hal pemasarannya, kita libatkan pemerintah mungkin nanti bisa membantu untuk pemasarannya dan membuatkan sertifikat, sehingga memasarkan produknya lebih mudah. Supaya hasil produksi masyarakat ini terjual kami juga mencoba mengambil hasil olahannya setiap hari jumat, setelah senam bersama kami akan membeli hasil olahan ibu-ibu di sini,” tambahnya. (Man/Red)