
TANGSEL — Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta masih menunggu langkah konkret Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terkait pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) di depan Kampus I, Jalan Ir. H. Juanda, Ciputat. Proyek tersebut belum bergerak meski desain sudah siap.
Kepala Pusat Informasi dan Humas UIN Jakarta, Zaenal Muttaqin mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemkot Tangsel setelah pembahasan relokasi JPO. Ia menegaskan, kampus sudah menyiapkan desain konseptual sebagai bahan pertimbangan.
“Kami siap mendukung percepatan pembangunan JPO. Sekarang kami menunggu tindak lanjut Pemkot, terutama soal perizinan dan teknis,” ujar Zaenal, Rabu (6/5/2026).
UIN Jakarta sebelumnya mengalokasikan anggaran sekitar Rp7 miliar pada 2025 untuk mendukung pembangunan JPO. Namun, kampus kemudian menarik anggaran tersebut karena kebijakan efisiensi.
Zaenal menegaskan, alokasi awal itu menunjukkan komitmen kampus menghadirkan fasilitas penyeberangan yang aman bagi mahasiswa dan masyarakat.
Rencana pembangunan JPO muncul karena tingginya aktivitas penyeberangan di Jalan Ir. H. Juanda. Jalur ini menghubungkan wilayah Ciputat dengan Pasar Jumat, Jakarta Selatan, serta menjadi koridor padat lintas provinsi.
UIN Jakarta bersama Pemkot Tangsel dan pihak vendor juga sudah mengkaji pemindahan JPO ke titik yang lebih strategis, tepat di depan kampus, agar lebih optimal digunakan.
Zaenal menilai kehadiran JPO sangat penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan menekan risiko kecelakaan.
“Kami berharap proyek ini segera berjalan pada 2026 agar manfaatnya bisa langsung dirasakan,” katanya.
Ia menambahkan, kampus juga mempertimbangkan aspek estetika serta fungsi tambahan JPO sebagai media informasi institusi.
Penulis : Ahmad Rizki
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd