Beranda Peristiwa Progres Proyek Bendungan Karian Capai 55 Persen, Ditarget Rampung 2019

Progres Proyek Bendungan Karian Capai 55 Persen, Ditarget Rampung 2019

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hari Suprayogi mengunjungi Bendungan Karian yang berlokasi di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Sabtu (24/11/2018).

LEBAK – Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),

Hari Suprayogi mengunjungi Bendungan Karian yang berlokasi di Desa Pasir Tanjung, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Sabtu (24/11/2018).

Dalam kunjungannya itu, dia menyebutkan progres pembangunan Bendungan Karian sudah mencapai 55 persen dan ditargetkan rampung 2019 mendatang.

Dia menyatakan bendungan yang memiliki kapasitas total sebesar 314,7 juta kubik ini akan menjadi bendungan ketiga terbesar di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhur dan Bendungan Jatigede.

Pembangunan Bendungan Karian dimulai pada tahun 2015 dan direncanakan akan selesai pada tahun 2019. Saat ini, progres fisik bendungan telah mencapai 55,60 persen dari target sebesar 52,77 persen pertanggal 22 November 2018.

“Kita harapkan setelah bendungan ini selesai bisa memberikan manfaat sampai ke Provinsi DKI Jakarta,” ujarnya.

Hari menjelaskan, bendungan ini nantinya akan dimanfaatkan untuk menyediakan air bagi Rumah tangga, Perkotaan dan Industri (RKI) di Kabupaten Lebak, dan Kabupaten Tanggerang, Kota Tanggerang Selatan dan wilayah Provinsi DKI Jakarta sebesar 9,1 meter kubik melalui Karian-Serpong Convenyance sistem (KSCS).

“Selain itu, bendungan ini juga bermanfaat bagi penyediaan kebutuhan suplesi ke daerah Irigasi Ciujung seluas 22.000 hektare dan pemenuhan kebutuhan air RKI bagi Kota Cilegon serta Kabupaten Serang, sebesr 5,5 meter kubik per detik,” jelas Hari.

Lebih lanjut, Hari mengungkapkan bahwa bendungan ini juga memiliki fungsi sebagai pengendali banjir di daerah hilir yang merupakan kawasan strategis dan infrastruktur seperti jalan tol Jakarta- Merak, kawasan industri terpadu, dengan kapasitas tampungan banjir sebesar 60,8 juta meter kubik.

“Bendungan Karian mempunyai luas genangan sebesar 1.740 hektare dan kapasitas tampungan efektif sebesar 207,5 juta meter kubik. Kedepannnya, bendungan ini menyediakan sarana rekreasi dan tujuan wisata air serta potensi pebangkit listrik sebesar 1,8 megawatt melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH),” pungkasnya. (Ali/Red)