SERANG– Pembangunan jalan layang atau frontage di kawasan Unyur, Kota Serang, telah mencapai progres fisik sekitar 14 persen. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten menargetkan proyek senilai Rp24 miliar itu selesai pada November 2026.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan mengatakan capaian tersebut masih sesuai dengan tahapan pekerjaan yang telah direncanakan. Menurut dia, proyek tidak mengalami keterlambatan sebagaimana dikeluhkan sebagian warga.
“Saat ini sudah 14 persen. Semua masih sesuai dengan perencanaan,” kata Arlan, Rabu (22/7/2026).
Arlan menjelaskan kontrak pekerjaan baru dimulai pada April 2026, sedangkan konstruksi efektif berjalan sejak Mei. Dengan masa pelaksanaan sekitar delapan bulan, progres saat ini dinilai masih sesuai jadwal.
“Bukan lambat, kemarin kan baru kontrak itu di April, dan pengerjaan di Mei. Jadi bukan lambat, kan baru dua bulan ini berjalan. Ya target kami InsyaAllah November selesai,” ujarnya.
Menurut Arlan, pelaksanaan proyek sejauh ini tidak menghadapi kendala berarti. Kenaikan harga material memang sempat memerlukan penyesuaian, namun tidak memengaruhi target penyelesaian.
“Kendala sih enggak ada ya. Paling karena ada kenaikan material, jadi harus ada penyesuaian, cuma kita pastikan tetap sesuai dengan target. Paling hal lain itu soal pengaturan lalu lintas saja, dan itu juga dari awal sudah kita atur, jadi insyaAllah aman,” katanya.
Ia mengatakan tantangan terbesar selama pekerjaan berlangsung justru menjaga kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi proyek. Pengaturan lalu lintas, kata dia, telah disiapkan sejak awal agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
Arlan juga memastikan anggaran pembangunan frontage Unyur tetap tersedia penuh. Proyek yang dibiayai melalui APBD murni senilai Rp24 miliar itu tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran.
“Anggarannya sudah sesuai, Rp24 Miliar. Ini masuk di APBD murni. Dan untuk proyek flyover ini memang tidak ada efisiensi, karena tidak mungkin pembangunannya dikerjakan setengah-setengah,” ucapnya.
Penulis: Audindra Kusuma
Editor: TB Ahmad Fauzi
