Beranda Pemerintahan Program Prioritas Molor, Pemkot Cilegon Sebut Penyebabnya Persoalan Lahan

Program Prioritas Molor, Pemkot Cilegon Sebut Penyebabnya Persoalan Lahan

Suasana forum konsultasi publik RPJMD Cilegon di Aula Bappeda. (Foto : Gilang)

CILEGON – Realisasi sejumlah program prioritas daerah Pemkot Cilegon mayoritas terkendala oleh persoalan lahan, yakni menyangkut dengan pengadaan dan pembebasan lahan. Demikian dipaparkan Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Sari Suryati dalam forum konsultasi publik rancangan awal perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021 di Aula Bappeda, Senin (27/5/2019).

Bukan lantaran ketiadaan anggaran, namun lemahnya SDM diduga turut menjadi pemicu sehingga Jalan Lingkar Utara (JLU), pembangunan kawasan pertanian terpadu, peningkatan dan pengembangan jalan serta pembangunan delapan tandon hingga tahun 2021 belum menunjukkan progres yang signifikan.

“Seperti pada pembangunan kawasan pertanian terpadu yang baru sebatas pengadaan 10 hektare, pematangan 10 hektare, tapi kenyataannya baru sebatas DED (Detail Engineering Design). Oleh karena itu, ini harus menjadi pemikiran kita bersama agar betul-betul dapat direalisasikan,” ungkap Sari Suryati.

Off track program kantong parkir di Jalan Lingkar Selatan (JLS), pembangunan RSUD tipe D yang bahkan berujung pengurangan target jumlah dari yang semula dua RSUD menjadi hanya satu RSUD maupun hingga realisasi Balai Latihan Kerja (BLK) turut dilatarbelakangi dengan hal yang sama. “Untuk itulah kita perlu banyak masukan termasuk dengan langkah merevisi RPJMD itu sendiri,” katanya.

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Cilegon Baihaki Sulaiman yang turut menjadi pemateri dalam forum tersebut meminta Pemkot Cilegon untuk lebih realistis dalam merealisasikan program pembangunan daerah dengan memperhatikan sisa waktu yang ada.

“Karena waktu yang tersisa kan dua tahun, mohon Pemkot realistis dengan waktu yang ada. Apalagi itu harus menggunakan pendanaan, artinya itu kan cuma empat kali anggaran, kita harus realistis. Sebenarnya kan SDM kita itu ada, cuma kan persoalan lahan ini juga tak lepas dari kendala dari pihak eksternal, yang penting kita fokus dan sungguh-sungguh,” ucapnya enteng. (dev/red)