Beranda Berita Produk Unggulan Warga Binaan Lapas Rangkasbitung Tampil di Pameran UMKM Lebak

Produk Unggulan Warga Binaan Lapas Rangkasbitung Tampil di Pameran UMKM Lebak

Salah satu Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung memperlihatkan produknya yang dipamerkan dalam Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lebak pada Minggu (21/8/2022). (Ist)

LEBAK – Sederet produk kerajinan hasil Warga Binaan Pemasyarakatan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung dipamerkan dalam Pameran Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lebak pada Minggu (21/8/2022). Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak tersebut akan digelar selama 2 hari mulai dari 20 Agustus hingga 21 Agustus 2022 dan diikuti oleh berbagai produk UMKM di bidang pertanian, peternakan, perikanan, ekonomi kreatif, serta produk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto mengatakan, produk unggulan yang dibuat
oleh para narapidana dan akan ditampilkan dalam acara yaitu meja set kayu, tempat tisu rajut, hamper estetik, lumpang, piring, gelas, mangkuk, sendok dan garpu yang terbuat dari kayu pilihan berkualitas terbaik dan aman untuk digunakan sebagai wadah makanan.

“Alhamdulillah Lapas Rangkasbitung diberi kesempatan untuk mengikuti pameran yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Lebak, dan kami bersyukur sekali atas kreasi dan kreativitas Warga Binaan Lapas Rangkasbitung, mudah-mudahan kami bisa berkreasi dan berinovasi dengan lebih baik lagi kedepannya,” kata Budi saat ditemui di lokasi pameran pada Minggu (21/8/2022).

Sementara itu, Kasubsi Pembinaan di Lapas Kelas III Rangkasbitung, Eka Yogaswara menambahkan, bahwa Lapaskas Production yang merupakan merek model hasil karya narapidana mengikuti pameran sebagai bukti eksistensi dan pengakuan dari masyarakat.

“Alhamdulillah kita diberi media dan didukung oleh komunitas Leekraf (Lebak Ekonomi Kreatif) untuk dapat menampilkan hasil kerajinan WBP (Warga Binaan Pemasyarakatan) Lapas Rangkasbitung. Pameran ini sebagai langkah pasti dalam memperkenalkan buah positif pembinaan para WBP, akhirnya nanti semoga masyarakat terus memberikan kepercayaan dan merubah stigmanya tetap positif terhadap Pemasyarakatan, khususnya Lapas Rangkasbitung juga menambah semangat para WBP untuk terus berkreasi dan berkarya,” kata Eka.

(San/Red)