Beranda Sosial dan Budaya Prihatin, Janda Ini Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Perumahan Mewah di Tangsel

Prihatin, Janda Ini Tinggal di Gubuk Reyot Dekat Perumahan Mewah di Tangsel

353
0
Kondisi rumah Yekah. (Ihya/bantennews)

TANGSEL – Di dekat perumahan mewah Bumi Serang Damai (BSD) ternyata tinggal seorang janda yang menempati gubuk reyot. Adalah Yekah (38) seorang janda dengan empat anak yang menempatinya. Perempuan itu tinggal penuh was-was di rumah triplek reyot yang kapan saja bisa ambruk mengancamnya.

Saat awak media mengunjungi Yekah di tempat tinggalnya di Kampung So RT 04 RW 02, Kelurahan Rawa Mekar Jaya, Kecamatan Serpong, tempat ia berteduh menempel dengan tembok pembatas perumahan elit Nusa Loka BSD. Yekah tinggal di rumah bersama dengan empat anak serta ibunya. Sementara suaminya sudah meninggal karena sakit.

Jika musim penghujan tiba, Yekah bersama anak-anaknya harus menyelamatkan pakaian serta buku sekolah agar tidak basah. Demikian juga ketika angin kencang menerjang. Atap kayu maupun triplek sebagai penahan hujan dan panas kerap berbunyi seperti bangunan hampir rubuh.

“Saya takutnya kalau ada angin kencang sama hujan, kalau anak-anak lagi main terus tiba-tiba ambruk kan takut. Namanya juga rumahnya udah kaya gini, didorong juga udah ambruk,” ujar Yekah, Kamis (1/8/2019).

Yekah yang sehari-hari bekerja sebagai buruh cuci ini, sangat berharap adanya bantuan dari pemerintah. Upah dari pekerjaannya kerap tak mencukupi biaya hidup, ditambah dia harus mengurus ibunya yang mengalami patah kaki semenjak tiga tahun lalu.

“Saya berharap ada bantuan dari pemerintah, saya enggak minta yang bagus. Yang penting anak saya pas main aman, enggak was-was kalau rumah ambruk,” pintanya.

Sementara jika malam tiba, anak-anak Yekah harus berdesak-desakan berbagi tempat tidur.

“Kasur kan cuma satu, itu buat ade. Kalau saya pakai tiker aja tidurnya. Kalau hujan, ya kena pas tidur,” ujar Nabila, anak Yekah yang bersekolah di SD Islam Rawa Mekar Jaya.

Kini, Yekah hanya berharap ada uluran tangan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel.
Ketua RT 04 Arsad juga berharap agar warganya itu mendapat bantuan perbaikan rumah dari Pemkot Tangerang Selatan.

“Jangan sampai ada warga yang tertimpa rumah. Karena ini bahaya kalau hujan terus ada angin besar takutnya ketimpa. Kalau saya sebagai Ketua RT, siapapun yang ingin membantu secepat mungkin bisa membantu,” kata Arsad. (Ihy/Red)