Beranda Hukum Pria Paruh Baya Diduga Jadi Korban Pembunuhan Brutal di Pandeglang

Pria Paruh Baya Diduga Jadi Korban Pembunuhan Brutal di Pandeglang

Garis polisi tampak melintang di gubug tempat korban ditemukan. (Ist)

 

PANDEGLANG – Seorang pria paruh baya, Suganda (50) warga Kampung Jemah, Desa Koncang, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang tewas dengan luka bacok sejujur tubuhnya. Diduga korban menjadi korban pembunuhan.

Berdasarkan informasi, korban pertama kali diketahui oleh anaknya yang bernama Sadam Husen (24) sekitar pukul 07.45 WIB di dalam saung milik korban yang terletak di persawahan sekitar kampung.

Petugas Satreskrim Polres Pandeglang sedang melakukan olah tempat kejadian perkara.

Awalnya, saksi hendak mengirimkan makanan untuk korban namun saksi sangat terkejut saat mengetahui korban yang merupakan ayahnya sudah meninggal bersimbah darah dengan luka bacokan hampir di seluruh tubuh.

Husen yang masih terkejut dengan kematian ayahnya langsung meminta bantuan warga sekitar dan melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian. Polisi yang mendapatkan laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasil olah TKP sementara, disimpulkan bahwa korban meninggal dunia diakibatkan bacokan benda tajam, dan pada pukul 10.20 WIB jenazah korban di bawa ke RSUD Berkah Pandeglang untuk dilakukan autopsi.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Fajar Maulidi membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, saat ini anggotanya masih berada di TKP untuk mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan dari saksi.

“Benar ini masih di lokasi, ada sepuluh orang anggota yang sedang melakukan olah TKP. Barang bukti (senjata tajam) masih di cari. Korban sudah di RSUD Berkah Pandeglang,” jelas Fajar saat dihubungi Bantennews.co.id, Senin (26/7/2021).

Fajar menambahkan bahwa saat ini pihaknya masih mencari barang bukti berupa senjata tajam dan mencari motif pelaku hingga tega menghabisi nyawa korban.

“Lagi nyari motifnya dulu,” tutupnya. (Med/Red)