Beranda Pilkada Serentak 2020 Presiden Jokowi: Jangan Korbankan Kerukunan karena Beda Pilihan

Presiden Jokowi: Jangan Korbankan Kerukunan karena Beda Pilihan

Presiden Joko Widodo - foto istimewa indosport.com

SERANG  – Presiden Joko Widodo mengingatkan masyarakat jangan sampai pesta demokrasi dan perbedaan pilihan membuat masyarakat menjadi saling bermusuhan.

Hal itu ia sampaikan Jokowi ketika kunjungan ke Pondok Pesantren Darussalamah di Desa Braja Dewa, Kabupaten Lampung Timur, pada Jumat sore tadi.

Kepala Negara berpesan jangan sampai pemilihan umum membuat masyarakat saling bermusuhan karena beda pilihan.

“Saya titip, hati-hati, konflik biasanya dimulai dari mana. Pertama dari pilihan bupati, kedua dari pilihan gubernur. Benar enggak? Yang ketiga dari pilihan presiden. Hati-hati,” kata Jokowi di hadapan sejumlah kiai, ribuan santri, dan warga se-Provinsi Lampung di Ponpes Darussalamah, sebagaimana dikutip dari liputan6.com, Jumat (23/11/2018).

“Pilihan bupati yang lima tahun ada terus. Pilihan gubernur yang lima tahun ada terus. Pilihan presiden ada terus. Jangan korbankan kerukunan kita, jangan korbankan persatuan kita gara-gara pesta demokrasi ini,” ujar Jokowi.

Ia melanjutkan, pemilu digelar setiap lima tahun sekali, dan saat itu berlangsung masyarakat juga harus cermat melihat rekam jejak kandidat, program kerja, ide, serta gagasannya dalam membangun daerah.

Kunjungan Presiden Jokowi ke Ponpes Darussalamah hari ini untuk bersilaturahmi dengan kiai dan santri serta warga di Provinsi Lampung.

Jokowi melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Lampung mulai Jumat hingga Sabtu 24 November 2018. Agendanya antara lain menyerahkan ribuan sertifikat lahan kepada warga di Kabupaten Lampung Tengah dan melihat perkembangan pembangunan Jalan Tol Trans-Sumatera di Lampung Tengah, serta berlanjut mengunjungi Kabupaten Lampung Timur.

Jokowi diagendakan besok melaksanakan jalan sehat di Kota Bandar Lampung. Kemudian dalam kapasitas sebagai calon presiden menghadiri dan membuka Raker Tim Kampanye Daerah Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Bandar Lampung. (Red)