KAB. TANGERANG ā Pemerintah Kabupaten Tangerang resmi menutup kegiatan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II Tahun 2026 yang diikuti sebanyak 186 peserta. Penutupan dilakukan oleh Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Tangerang, Firzada Mahalli, di Gedung Diklat Kitri Bhakti Curug, Jumat (26/6/2026).
Selama tiga hari pelaksanaan, mulai 24 hingga 26 Juni 2026, para peserta dari unsur tenaga pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis mendapatkan pembekalan mengenai sistem pemerintahan, nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga penguatan kompetensi pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Firzada Mahalli mengapresiasi seluruh pihak yang telah menyukseskan pelaksanaan orientasi, mulai dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tangerang, para widyaiswara, hingga instruktur dari Kodim 0510 Tigaraksa.
Ia juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh peserta yang dinilai mampu mengikuti rangkaian kegiatan dengan disiplin dan semangat belajar yang tinggi.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan orientasi ini dengan baik dan lancar. Saya juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan rangkaian orientasi,” kata Firzada Mahalli.
Menurut Firzada, orientasi PPPK bukan sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi tahapan penting dalam membentuk aparatur yang memahami tata kelola pemerintahan, memiliki integritas, profesionalisme, serta mampu menerapkan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dalam menjalankan tugas.
Ia menekankan bahwa tuntutan terhadap ASN saat ini tidak hanya sebatas menyelesaikan pekerjaan administrasi, tetapi juga mampu memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Saya ingin menegaskan bahwa ASN saat ini dituntut tidak hanya bekerja secara administratif, tetapi harus mampu menjadi solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat. ASN harus hadir dengan pelayanan yang cepat, tepat, responsif, dan berorientasi pada hasil,” tegasnya.
Firzada juga mengingatkan seluruh PPPK agar ilmu, pengalaman, dan materi yang diperoleh selama orientasi dapat diterapkan secara nyata di unit kerja masing-masing. Selain meningkatkan profesionalisme dan kapasitas organisasi, para ASN juga diminta menjaga kerahasiaan informasi yang memang harus dirahasiakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menutup sambutannya, Firzada mengajak seluruh peserta menjadikan orientasi sebagai awal pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Orientasi ini telah berakhir, namun pengabdian sesungguhnya baru dimulai. Jadilah ASN yang bekerja dengan integritas, disiplin, serta memiliki semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujarnya.
Sebagai informasi, Orientasi PPPK Tahap II Tahun 2026 dilaksanakan menggunakan metode pembelajaran klasikal selama 61 jam pelajaran. Sebanyak 186 peserta memperoleh materi mengenai wawasan kebangsaan, tata kelola pemerintahan, etika ASN, budaya kerja BerAKHLAK, hingga penguatan kompetensi sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Melalui orientasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap para PPPK mampu memperkuat kualitas birokrasi yang profesional, inovatif, adaptif terhadap perubahan, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Tim Redaksi
