Beranda Pendidikan Portal SPMB SMP Cilegon Dikeluhkan Orang Tua, Dianggap Kurang Transparan

Portal SPMB SMP Cilegon Dikeluhkan Orang Tua, Dianggap Kurang Transparan

Tangkapan layar portal SPMB milik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Cilegon. Ist)

CILEGON — Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kota Cilegon dikeluhkan orang tua calon murid. Ia menilai sistem yang ada dalam portal SPMB itu belum sepenuhnya terbuka atau transparan.

Sumber yang enggan disebutkan namanya ini mengaku bingung dengan posisi dan nilai anaknya yang mendaftar di SMP Negeri 1 Cilegon karena tidak ditampilkan dalam laman di portal SPMB tersebut.

“SPMB SMP Negeri Cilegon kok tidak bisa lihat nilai dan peringkat ya?,” katanya melalui pesan WhatsApp kepada BantenNews.co.id, Selasa (23/6/2026).

Sumber ini membandingkan antara kondisi yang berbeda dengan portal SPMB SMA yang menjadi kewenangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten. Dalam portal SPMB itu, selain nama lengkap, nomor urut, dan nomor daftar, nilai rata-rata rapor pun diperlihatkan.

“Tidak seperti SMA yang ditampilkan nilainya, jadi orang tua bingung posisi anaknya. Kalau SMA transparan, muncul nilai tertinggi ke terendah,” ucapnya.

Sayangnya, hingga berita ini diturunkan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Cilegon, Heni Anita Susila maupun Kepala Bidang SMP Dindikbud Kota Cilegon, Suhanda saat dikonfirmasi belum merespons pesan singkat dan panggilan telepon wartawan.

Sebagai informasi, pelaksanaan SPMB mulai dibuka pada 22 hingga 25 Juni 2026. Selanjutnya, proses seleksi administrasi berlangsung pada 22 sampai 26 Juni dengan verifikasi dilakukan saat pendaftaran. Hasil penetapan siswa yang lolos akan diumumkan pada 29 Juni, sementara daftar ulang dijadwalkan pada 1 hingga 3 Juli 2026.

Penulis: Maulana
Editor: Gilang Fattah