
KAB. TANGERANG — Polresta Tangerang membangun jembatan penghubung Kampung Ilat dan Kampung Lamporan di Desa Pangadegan, Kecamatan Pasar Kemis. Proyek ini berdiri tepat di samping jembatan bambu swadaya warga yang selama ini menjadi jalur utama aktivitas sehari-hari.
Jembatan ini menjadi akses alternatif penting bagi warga. Polresta Tangerang menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari sejumlah perusahaan dengan total anggaran Rp185.736.000.
Polisi memberi nama Jembatan Merah Putih Prestasi untuk proyek tersebut. Mereka merancang jembatan sepanjang 16 meter dengan lebar 3 meter.
Kehadiran jembatan ini akan memangkas jarak tempuh warga yang selama ini harus memutar jauh.
Kapolda Banten, Irjen Pol Hengki menegaskan, pembangunan ini bertujuan meningkatkan rasa aman dan kenyamanan masyarakat sekaligus mempercepat mobilitas.
“Kami targetkan pembangunan selesai dalam 1,5 sampai 2 bulan,” tegasnya usai peletakan batu pertama, Selasa (21/4/2026).
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah memastikan proyek ini mendapat persetujuan Kepala Desa Pangadegan dan dukungan penuh warga.
Ia menilai jembatan ini akan memperkuat konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan memperlancar arus lalu lintas.
“Jembatan ini juga membuka akses ke fasilitas umum, memperkuat hubungan sosial, dan meningkatkan keamanan masyarakat,” ujarnya.
Selain membangun jembatan, Polresta Tangerang menanam 1.000 pohon rambutan di wilayah Pasarkemis, Cisoka, Tigaraksa, Panongan, dan Cikupa. Program ini tidak hanya menghijaukan lingkungan, tetapi juga memberi nilai ekonomi bagi warga.
Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengapresiasi langkah tersebut. Ia menilai kehadiran jembatan akan langsung berdampak pada aktivitas dan perekonomian masyarakat.
“Ini sangat membantu mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” katanya.
Penulis : Saepulloh
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd