TANGERANG – Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengeluarkan imbauan penting kepada masyarakat terkait meningkatnya kasus percobaan penculikan anak yang belakangan marak terjadi. Ia meminta seluruh orang tua dan lingkungan sekitar untuk memperketat pengawasan demi mencegah aksi kejahatan yang menyasar anak-anak.
Menurut Kapolres, pelaku saat ini semakin berani dan manipulatif. Mereka kerap menyasar anak pada waktu rawan, terutama jam pulang sekolah atau ketika anak bermain di tempat ramai tanpa pengawasan memadai. Modus yang digunakan pun beragam, mulai dari berpura-pura sebagai orang tua murid, mengaku petugas, hingga tampil rapi agar terlihat meyakinkan.
“Pengawasan orang tua dan kesiapsiagaan lingkungan sangat dibutuhkan. Edukasi kepada anak juga menjadi langkah pencegahan yang efektif,” ujarnya.
Dalam materi imbauan resmi, Polres Metro Tangerang Kota juga memperkenalkan “Jurus 3 Tolak” untuk diajarkan kepada anak jika didekati orang asing:
Tolak Tegas dengan mengatakan, “Saya tidak kenal kamu!”
Menjauh sambil berkata, “Saya tidak boleh ikut!”
Minta Bantuan dengan berteriak “Tolong!” dan berlari menuju keramaian.
Kapolres menekankan bahwa masyarakat tidak perlu panik, namun harus tetap waspada. Ia meminta siapa pun yang melihat aktivitas mencurigakan agar segera melapor melalui Layanan Darurat Kepolisian 110 atau kontak resmi Polres Metro Tangerang Kota agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat.
“Kesiapsiagaan bersama adalah kunci untuk melindungi anak-anak kita dari ancaman kejahatan,” tegasnya.
Imbauan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat dan memutus ruang gerak pelaku tindak penculikan anak di wilayah Tangerang Raya.
Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin
