Beranda Hukum Polres Serang Bekuk Bandit Curanmor Bersenjata Api Rakitan

Polres Serang Bekuk Bandit Curanmor Bersenjata Api Rakitan

159
0
Ilustrasi - foto istimewa tribunnews.com

SERANG – Dua bandit jalanan spesialis pencurian motor parkiran berhasil diringkus Tim Opsnal Satuan Reskrim Polres Serang. Dua bandit asal Jabung, Lampung Timur bersenjata api rakitan ini terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan di Desa Tambak, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.

Kedua tersangka Kelompok Lampung ini Fahmi (27), warga Nagara Saka, Kecamatan Jabung, Lampung Timur dan Supriadi alias Dalom (26), warga Gunung Mekar, Kecamatan Jabung, Lampung Timur. Dari kedua tersangka diamankan barang bukti, 1 unit Honda Beat yang digunakan sebagai sarana kejahatan, 8 buah Mata kunci T berikut gagang kunci Y, 1 kunci magnet serta sepasang plat nopol.

“Keduanya berhasil ditangkap Tim Opsnal dibawah pimpinan Kasatreskrim AKP Maryadi di sekitar Desa Tambak pada akhir pekan kemarin. Selain barang bukti tersebut turut diamankan satu pucuk senjata api rakitan beserta peluru aktif yang ditemukan dalam jok motor Honda Beat dari tersangka Fahmi,” ungkap Kapolres Serang AKBP Indra Gunawan, Senin (10/2/2020).

Dikatakan Kapolres, penangkapan dua tersangka curanmor spesialis motor parkirakan ini merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat. Tersangka Dalom yang menjadi target penangkapan diketahui sedang berada di terminal angkutan kota PT Nikomas Gemilang. Setelah mendapatkan informasi, tim opsnal langsung bergerak dan berhasil mengamankan tersangka Dalom.

“Dalam pemeriksaan, tersangka Dalom mengaku telah melakukan aksi curanmor sebanyak 12 kali, 5 TKP diantaranya berada di wilayah hukum Polres Serang, sedangkan 7 TKP lainnya di wilayah hukum Polres Serang Kota. Dalam setiap aksinya, tersangka tidak bermain sendiri melainkan ditemani tersangka Fahmi,” terang Kapolres.

Berbekal dari “nyanyian” ini, Tim Opsnal yang dipimpin AKP Maryadi langsung bergerak mengejar tersangka Fahmi dan berhasil menangkapnya di tempat persembunyian di Kampung Kedingding, Desa Tambak. Dalam penggeledahan ditemukan barang bukti termasuk senjata api rakitan di bawah jok motor.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, kedua tersangka mengakui menjual seluruh motor curian kepada penadah di wilayah Pandeglang. Atas pengakauan itu, kedua tersangka kemudian dibawa untuk menunjukan tempat persembunyian penadah,” kata Kapolres.

rsama barang buktinya tersangka langsung diamankan ke Mapolres Serang untuk dilakukan pemeriksaan.

Hanya saja, ketika menunjukan tempat persembunyian penadah, kedua tersangka mencoba melakukan perlawan untuk melarikan diri. Tak mau buruannya lepas, tim opsnal berusaha mengejar sambil memberikan tembakan peringatan. Karena tidak diindahkan, petugas langsung melakukan tindakan tegas dan terukur.

“Petugas melakukan tindakan tegas dan terukur setelah kedua tersanga mencoba melawan. Kedua tersangka berhasil diamankan setelah bagian kaki kirinya terkena tembakan,” ucapnya.

Aksi terakhir yang dilakukan kedua tersangka terjadi pada Sabtu (13/1/2020) sekira pukul 11.00 WIB. Dari parkiran mini market Indomaret di Desa Kareo, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, kedua tersangka berhasil mendapatkan motor Honda beat A 6519 HV milik korban Sri Irhad Raenaldi, warga setempat.

“Motor hasil curian tersebut juga dijual ke penadah di Pandeglang. Saat ini kasus masih kami kembangkan untuk menangkap penadah dan menemukan motor-motor milik korban,” tandasnya. (You/Red)