
PANDEGLANG – Polres Pandeglang menyiagakan sekitar 500 personel gabungan untuk mengamankan arus mudik Lebaran dan arus wisata 2026. Personel TNI, Polri, dan instansi terkait akan berjaga di sejumlah titik rawan kemacetan dan kawasan wisata.
Polres Pandeglang menggelar apel pasukan di halaman Mapolres untuk memastikan kesiapan personel dan kendaraan operasional sebelum Operasi Ketupat 2026 dimulai.
Kabag Ops Polres Pandeglang, AKP Abdul Rahman Taufik mengatakan petugas mulai turun ke lapangan pada 13 Maret 2026.
“Besok kami mulai Operasi Ketupat 2026. Selain TNI-Polri, kami libatkan instansi terkait untuk mengamankan persimpangan, jalur mudik, dan lokasi wisata yang berpotensi macet,” kata Taufik, Kamis (12/3/2026).
Polres Pandeglang mengerahkan 371 personel dan memperkuatnya dengan unsur instansi lain hingga total sekitar 500 personel. Petugas berjaga di setiap pos selama 24 jam dengan dukungan pengamanan jalur dan kawasan wisata.
Selain pengamanan, polisi juga membuka layanan penitipan kendaraan dan barang di Polres maupun Polsek bagi warga yang mudik. Warga cukup membawa fotokopi KTP atau STNK dan mengisi formulir registrasi tanpa biaya.
Taufik menambahkan, petugas juga akan melakukan tes urine terhadap sopir angkutan di terminal untuk mencegah penggunaan narkoba selama arus mudik.
“Kami juga menyiapkan layanan pijat gratis, bengkel gratis, layanan kesehatan, dan tempat istirahat bagi pengendara, khususnya pemudik sepeda motor,” ujarnya.
Penulis : Memed
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd