Beranda Hukum Polisi Selidiki Kasus Ibu yang Melahirkan di Bus

Polisi Selidiki Kasus Ibu yang Melahirkan di Bus

119
0
Proses autopsi mayat bayi di RSUD Berkah Pandeglang yang dilakukan oleh tim INAFIS Polres Pandeglang beserta tim dokter RSUD Berkah. (Foto Istimewa)

PANDEGLANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang menyelidiki kasus ibu yang melahirkan di bus pada Jumat (10/1/2019) kemarin. Usai dilahirkan, bayi tersebut meninggal dunia dan ditolak oleh warga saat akan dimakamkan.

Kapolsek Bojong AKP Sukarman menceritakan, awalnya ada seorang perempuan berinisial IWL (20) yang datang ke Desa Cahaya Mekar, Kecamatan Bojong dengan membawa mayat bayi.

Tujuan IWL ke desa tersebut hendak bertemu dengan temannya dan ingin menguburkan mayat bayinya disana, namun karena IWL bukan penduduk asli desa tersebut akhirnya warga menolak keinginan IWL.

“Itu kan orang luar (bukan warga desa Cahaya Mekar), pas malam-malam dia datang ke Cahaya Mekar dia membawa bayi dalam keadaan meninggal, dia mau nguburin (bayi tersebut) di desa itu. Karena dia orang luar jadi warga menelpon pada kami dan kami tindaklanjuti dengan membawa bayi serta ibunya ke RSUD Berkah Pandeglang karena dia bukan warga Bojong,” kata Sukarman saat dihubungi wartawan, Senin (13/1/2020).

Sukarman melanjutkan, usai mendapat laporan dari warga akhirnya polisi langsung membawa mayat bayi tadi ke RSUD Berkah Pandeglang untuk diautopsi guna mengungkap penyebab kematiannya. Dari hasil autopsi disimpulkan bahwa bayi tersebut lahir dalam keadaan prematur dan meninggal sesaat setelah dilahirkan.

“Sudah diautopsi hasilnya bahwa dia prematur. Dia mungkin hamil di luar nikah ya, ngakunya mau pulang kampung tapi karena dia punya teman di Bojong akhirnya dia pergi ke rumah temannya di Bojong. Tapi (jasad bayi dan ibunya) sudah diambil sama keluarganya,” sambungnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP DP Ambarita membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, saat ini anggotanya masih menunggu hasil pemeriksaan dari laboratorium forensik Mabes Polri guna penyelidikan lebih lanjut.

“Sudah dikebumikan, lahir prematur. Rencananya kita mau pastikan Lidik dulu tunggu hasil labfor Mabes, belum bisa disimpulkan sekarang,” tambahnya. (Med/Red)