Beranda Hukum Polisi: Konflik Keluarga Jadi Pemicu Pengeroyokan Maut di Kasemen

Polisi: Konflik Keluarga Jadi Pemicu Pengeroyokan Maut di Kasemen

Peristiwa pengeroyokan pria di Kasemen Kota Serang. (Istinewa)

SERANG – Polisi menyebut konflik keluarga menjadi motif di balik pengeroyokan hingga berakibat tewasnya Munir (50) warga asal Tirtayasa Kabupaten Serang,  korban pengeroyokan di Komplek Panjunan Indah, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Minggu (25/1/2026) kemarin.

Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan mengatakan, para terduga pelaku masih memiliki hubungan kekerabatan dengan korban.

“Motif sementara karena cekcok antar kerabat keluarga yang berujung sakit hati,” kata Alfano saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).

Menurut dia, polisi telah mengamankan lima orang terduga pelaku berinisial J, PS, H, B, dan A tak lama setelah kejadian terjadi.

Seluruhnya, para pelaku kini ditahan di Mapolresta Serang Kota untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa pengeroyokan terjadi pada Minggu (25/1/2026) kemarin, sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolsek Kasemen, Iptu Ahmad Nasihin, menjelaskan korban sempat mendatangi rumah kerabatnya berinisial S sejak pukul 06.00 WIB. Munir diketahui, sempat berbincang dan duduk di gardu depan rumah tersebut.

Tak lama kemudian, seorang pria berinisial B datang bersama empat orang lainnya menggunakan sepeda motor. Tanpa percakapan, kelima orang tersebut langsung melakukan pengeroyokan terhadap korban.

“Korban kemudian dibawa ke Kampung Sidayu, Kecamatan Tirtayasa, tepatnya di depan rumah S,” ujarnya.

Perlu diketahui, Munir tercatat sebagai warga Desa Sidayu, Kelurahan Kebon, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang. Akibat pengeroyokan tersebut, korban meninggal dunia.

Lebih jauh, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dalam kasus ini, di antaranya SA (30), F (42), dan M, yang merupakan warga Kampung Baru Bugis, Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, berkoordinasi dengan tim forensik, mendokumentasikan lokasi kejadian, serta mengumpulkan keterangan saksi dan korban. Saat ini kasus ini kini ditangani Satreskrim Polresta Serang Kota.

Baca Juga :  Simpan Ribuan Obat Tramadol dan Hexymer Pemuda Asal Menes Pandeglang Ditangkap Polisi

Penulis : Rasyid
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd