KAB. SERANG – Polisi masih memburu Muanah (34), sosok yang diduga menjadi otak pencurian sepatu ekspor bermerek di PT Nikomas Gemilang, Cikande. Saat tiga pelaku lain sudah masuk tahap penuntutan, aktor utama justru masih bebas.
Unit Reskrim Polsek Cikande memastikan pengejaran terhadap Muanah terus dilakukan. Ia diduga menjadi kunci dalam aksi pencurian belasan sepatu produksi ekspor yang nilainya puluhan juta rupiah.
Kapolsek Cikande, AKP Tatang menyebut, dari hasil penyidikan, Muanah berperan langsung mengambil barang dari lini produksi pabrik.
“Ia mengambil 15 pasang sepatu merek Adidas, terdiri dari 14 Adizero dan 1 Superstar,” ujar Tatang, Kamis (16/4/2026).
Setelah itu, sepatu diserahkan ke pelaku lain untuk diselundupkan keluar pabrik menggunakan tas jinjing. Aksi tersebut sempat berjalan, namun akhirnya terendus dan digagalkan petugas keamanan perusahaan.
Dalam perkara ini, tiga tersangka lain yakni ES, TH, dan HS sudah lebih dulu diproses. Berkas mereka dinyatakan lengkap (P21) dan telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Serang sejak 24 Februari 2026.
Meski sebagian pelaku sudah masuk tahap sidang, polisi menegaskan kasus ini belum tuntas. Fokus kini sepenuhnya diarahkan pada penangkapan Muanah yang masuk daftar pencarian orang (DPO).
“Tidak berhenti di sini. Kami terus melacak keberadaannya sampai tertangkap,” tegas Tatang.
Dari kasus ini, PT Nikomas Gemilang ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp37,5 juta. Polisi juga mengimbau Muanah, warga Desa Binijaya, Kecamatan Ciruas, untuk segera menyerahkan diri.
Warga yang mengetahui keberadaan tersangka diminta melapor ke Polsek Cikande.
Penulis : Ade Faturohman
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
