Beranda Peristiwa Polisi Dalami Peristiwa Pria Pembongkar Makam Ibu di Tangsel

Polisi Dalami Peristiwa Pria Pembongkar Makam Ibu di Tangsel

Polsek Cisauk melalukan pengecekan di TPBU Sengkol peristiwa pria yang nekat membokar makam ibunya. (Istimewa)

TANGSEL — Seorang pria berinisial A (26) membongkar makam ibu kandungnya di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Sengkol, Kelurahan Muncul, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (8/5/2026) lalu.

Polsek Cisauk kini mendalami aksi nekat tersebut yang diduga dipicu persoalan keluarga dan rasa sakit hati terhadap ucapan pamannya.

Kapolsek Cisauk, AKP Dhady Arsya mengatakan, peristiwa bermula saat A meminta keluarganya menjaga anaknya. Namun pihak keluarga menolak permintaan itu.

“Dia ingin menitipkan anak kepada saudaranya, tetapi keluarganya tidak bersedia,” kata Dhady, Rabu (13/5/2026).

Polisi hingga kini masih memeriksa sejumlah pihak untuk mendalami motif dan kondisi psikologis pelaku.

“Kami masih melakukan pendalaman,” ujarnya.

Sekretaris Kelurahan Muncul, Muhammad Ali menjelaskan A sejak kecil tinggal bersama pamannya setelah kehilangan kedua orang tua saat berusia empat tahun.

Menurut Ali, keributan bermula ketika keluarga menegur kondisi kamar tidur A yang dinilai berantakan. Teguran itu memicu cekcok antara A dan istri pamannya hingga suasana memanas.

Pamannya kemudian melontarkan ucapan yang diduga memancing emosi A.

“Pamannya berkata, ‘Pergi saja dari rumah, sekalian bawa makam orang tuamu’,” kata Ali.

Ucapan itu membuat A emosi dan langsung menuju makam ibunya di TPBU Sengkol. Ia kemudian menggali pusara ibunya yang sudah berusia sekitar 30 tahun.

Ali mengatakan A menggali makam sejak selepas Magrib hingga sekitar pukul 21.00 WIB.

Warga, pengurus makam, dan tokoh masyarakat sempat mencoba menghentikan aksi tersebut. Namun A tetap melanjutkan penggalian karena emosinya memuncak.

“Kami sudah mengajak bicara, tapi dia tidak menghiraukan,” ujar Ali.

Petugas lingkungan bahkan memadamkan aliran listrik di sekitar area makam agar A menghentikan aksinya. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil.

Warga akhirnya meninggalkan A sementara waktu agar emosinya mereda. Saat kembali sekitar 30 menit kemudian, warga mendapati A sudah pergi dan makam ibunya tergali sedalam sekitar 60 sentimeter.

Baca Juga :  Terlanjur Percaya ke Pelanggan, 4 Mobil Showroom di Tangsel Dibawa Kabur

Kasus tersebut kini menjadi perhatian warga sekitar karena aksi pembongkaran makam berlangsung di tengah permukiman dan memicu keresahan masyarakat.

Penulis : Ahmad Rizki
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd