Beranda Peristiwa Polisi Dalami Motif Pemuda Gantung Diri di Cigeulis Pandeglang

Polisi Dalami Motif Pemuda Gantung Diri di Cigeulis Pandeglang

Kasat Reskrim Polres Pandeglang AKP Fajar Maulidi

PANDEGLANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang masih mendalami motif pemuda yang nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung di Kampung Kadu, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang.

Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Fajar Maulidi mengatakan, berdasarkan hasil autopsi luar tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, namun pihaknya masih mendalami motif korban dengan meminta keterangan pada saksi yang terakhir bertemu dengan korban.

“Kami masih mencari permasalahan apa yang menyebabkan korban sampai nekat mengakhiri hidupnya. Dari hasil visum tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil pemeriksaan beberapa saksi katanya pada malamnya masih ketemu sama korban, terus ada juga yang bilang kalau korban ini orangnya pendiam. Ini masih kami dalami,” kata Fajar saat ditemui di ruangannya, Rabu (19/1/2022).

Sedangkan terkait simpul tali yang berada di depan dan membuat warga sempat merasa janggal, menurut Fajar itu sesuatu yang tidak perlu dicurigai.

“Kalau masalah simpul tali itu kami tidak bisa memastikan sebab kalau orang sudah ada niat menghilangkan nyawanya simpul itu tidak akan jadi masalah, tapi kami masih ingin memastikan ada tidaknya tanda-tanda kekerasan, ancaman atau permasalahan keluarga sehingga korban ini nekat menghilangkan nyawanya sendiri,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, hasil visum sementara yang dilakukan oleh dokter bahwa kejadian tersebut murni bunuh diri karena ada beberapa tanda yang mengindikasikan hal itu. “Hasil analisa dokter kalau korban ini murni bunuh diri sebab ada tanda-tanda indikasi bunuh diri pada tubuh korban,” jelasnya.

Kata Fajar, berdesakan keterangan dokter dan saksi yang terakhir bertemu dengan korban, waktu kematian korban diperkirakan terjadi pada tengah malam atau subuh.

“Perkiraan dari dokter kemungkinan korban ini melakukan hal itu pada malam hari sebab keluarga korban juga bilang kalau masih ketemu pada sore hari dan temannya juga bilang masih ketemu pada malam hari sekitar jam sepuluh dan ditemukan meninggal pada pagi hari,” tutupnya. (Med/Red)