
LEBAK — Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, terkait pernyataannya yang menuai polemik saat acara halal bihalal di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak.
Permintaan maaf tersebut disampaikan langsung oleh Hasbi saat mendatangi kediaman Amir Hamzah di Kampung Kapugeran, Kelurahan Rangkasbitung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Rabu (1/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Hasbi mengatakan bahwa pertemuan tersebut bertujuan untuk mengakhiri polemik dan mengembalikan fokus kerja pemerintahan.
“Atas nama pribadi, saya menyatakan bahwa kami akan fokus bekerja untuk rakyat dan menjaga stabilitas pemerintahan. Apa yang terjadi kemarin sudah berlalu. Kami sepakat untuk kembali kondusif demi kepentingan masyarakat Lebak dan pemerintah daerah,” ujar Hasbi kepada awak media.
Ia juga menegaskan bahwa kejadian sebelumnya merupakan tanggung jawab dirinya dan telah disampaikan langsung kepada Wakil Bupati.
“Saya sampaikan ke Pak Wakil bahwa kejadian kemarin adalah tanggung jawab saya. Alhamdulillah beliau sebagai wakil bupati sekaligus senior memahami kondisi. Urusan personal antara saya dan Pak Amir sudah selesai,” katanya.
Hasbi menambahkan, ke depan komunikasi dan sikap dalam menjalankan roda pemerintahan akan diperbaiki.
“Kami akui sebagai manusia tidak sempurna. Untuk komunikasi, sikap, dan lainnya harus diperbaiki,” ucapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menyampaikan bahwa dirinya telah menerima permintaan maaf tersebut demi kepentingan masyarakat.
“Beliau meminta maaf dan kita bersepakat untuk memperbaiki komunikasi serta meningkatkan kinerja di dalam pemerintahan,” ujar Amir.
Ia menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak perlu diperpanjang dan harus dijadikan pelajaran ke depan.
“Saya pribadi sudah memaafkan. Demi bangsa dan negara, saya memaafkan. Yang penting ke depan lebih baik dan komunikasi diperbaiki,” katanya.
Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo