Beranda Peristiwa Polda Banten Waspadai Potensi Konflik Usai Hitung Suara Pilkades Tangerang

Polda Banten Waspadai Potensi Konflik Usai Hitung Suara Pilkades Tangerang

41
0
Kapolda Banten Irjen Tomsi Tohir

SERANG – Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir dan Wakapolda Banten Brigjen Pol Tomex Korniawan memantau sejumlah desa yang melaksanakan Pilkades di Kabupaten Tangerang, Minggu (1/12/2019).

Kapolda Banten juga didampingi Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi memantau pelaksanaan Pilkades di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa dan di Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk.

Sedangkan Wakapolda Brigjen Tomex meninjau proses pemungutan suara di Desa Cikuya, Kecamatan Solear dan di Desa Tapos, Kecamatan Tigaraksa.

“Sejauh ini proses pemungutan suara Pilkades Serentak Kabupaten Tangerang berlangsung aman. Semoga situasi kondusif ini terus berlanjut hingga ke tahap penghitungan suara,” kata Tomsi dikutip dari merdeka.com.

Meski aman, Tomsi memastikan tidak akan mengendurkan pengamanan. Sebab situasi bisa saja berubah dengan cepat. Terutama saat proses penghitungan suara.

“Juga setelah proses penghitungan suara selesai, hasil sudah diketahui. Bisa saja ada pihak yang tidak terima dengan hasilnya. Itu yang kita antisipasi,” katanya.

Tomsi akan tetap menyiagakan pasukan pengamanan hingga pelaksanaan Pilkades benar-benar rampung. Dia mengajak semua pihak menerima hasil Pilkades dengan legawa sesuai janji yang sudah dideklarasikan para calon kades.

“Mudah-mudahan tidak ada gangguan sampai selesai penghitungan. Semua menerima hasilnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang AKBP Ade Ary Syam Indradi mengatakan, tingkat kerawanan Pilkades lebih tinggi daripada kontestasi politik lainya. Semisal pemilihan bupati atau wali kota. Alasannya, warga lebih memiliki faktor kedekatan yang kuat.

“Bisa saja beda dukungan dengan tetangga samping rumah,” katanya.

Dia meyakini, faktor kedekatan itu juga yang justru bisa menjadi peredam konfilk. Karena itu, sebelum Pilkades dilaksanakan, dia rutin bersilaturahmi ke masyarakat menyampaikan pesan bahwa perbedaan dukungan jangan sampai merusak silaturahmi.

“Alhamdulillah memang semua elemen, para calon kades, tokoh, dan masyarakat sepakat damai,” ucapnya.

(Red)