Beranda Hukum Polda Banten Tambah Satu Kompi Polwan untuk Penyekatan di Pintu Tol Serang...

Polda Banten Tambah Satu Kompi Polwan untuk Penyekatan di Pintu Tol Serang Timur

129
0
Polda Banten juga menerjunkan polisi wanita (Polwan) untuk melakukan penyekatan massa

SERANG – Selain menerjunkan personel laki-laki, Kepolisian Daerah (Polda) Banten juga menerjunkan polisi wanita (Polwan) untuk melakukan penyekatan massa yang akan berangkat ke Jakarta. Hal itu terlihat di Pintu Tol Serang Timur, Minggu (20/10/2019).

“Ada satu kompi Polwan yang kami turunkan untuk membantu memeriksa kendaraan terutama bus yang akan menuju Jakarta,” kata Karo Ops Polda Banten, Kombes Pol Amiludin Reemtaat.

Pantauan di lokasi, petugas memeriksa penumpang bus yang akan menuju Jakarta. Selain meminta menunjukkan kartu identitas, petugas juga menanyakan tujuan warga yang akan ke Jakarta. Pemeriksaan berlangsung dengan persuasif.

Selain memeriksa penumpang. petugas juga memeriksa kendaraan boks atau kendaraan muatan barang. Mereka memastikan kendaraan tersebut tidak mengangkut bahan-bahan yang mencurigakan.

Sebelumnya, Polda Banten melakukan penyekatan massa yang akan berangkat ke Jakarta di lima pintu tol. Penyekatan dilakukan untuk pengamanan pelantikan presiden dan waki presiden terpilih.

Pantauan di lokasi, sejumlah kendaraan dilakukan pemeriksaan oleh petugas kepolisian. Terutama kendaraan bus yang menuju arah Jakarta.

Karo Ops Polda Banten, Kombes Pol Amiludin Reemtaat mengatakan kegiatan ini merupakan antisipasi pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024, Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin.

“Polda Banten mengerahkan kekuatan 645 personel yang ditempatkan pada lima titik yaitu tempat-tempat yang diperkirakan menjadi jalur menuju ke Jakarta,” kata Kombes Pol Amiludin.

Penyekatan pun dilakukan di lima pintu tol yakni pintu Tol Cilegon Barat, pintu Tol Cilegon Timur, pintu Tol Serang Timur, pintu Tol Serang Barat dan pintu Tol Ciujung.

“Adapun kekuatan di masing-masing pintu tol dan titik tersebut adalah dua kompi,” ungkapnya.

Adapun maksud dan tujuannya dilakukan penempatan personel pada 5 titik tersebut kegiatannya adalah melakukan penyekatan dan antisipasi terhadap adanya kelompok-kelompok masa atau kelompok-kelompok lain yang akan menuju ke Jakarta.

(You/Red)