Beranda Hukum Polda Banten Masih Dalami Dugaan Korupsi Jagung di Distan Banten

Polda Banten Masih Dalami Dugaan Korupsi Jagung di Distan Banten

705
0
Dirkrimsus Polda Banten Kombes Pol Abdul Karim. (Wahyu/bantennews)

SERANG – Direktorat Reserse Kriminal khusus (Ditkrimsus) Polda Banten masih terus lakukan penyidikan terkait dugaan penyimpangan Kegiatan penerapan Program Produktivitas, produksi, dan mutu hasil tanaman pangan Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten senilai Rp68,7 milliar lebih.

“Terkait ‘kasus jagung’ kita lakukan penyidikan yah bukan penyelidikan. Masih kita lakukan pendalaman lagi,” kata Dirkrimsus Polda Banten Kombes Pol Abdul Karim di Mapolda Banten, Senin (31/12/2018) lalu.

Dalam penanganan dugaan penyimpangan lahan jagung Distan Provinsi Banten tersebut, kata Abdul Karim, masih menunggu dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Banten. “Jadi terkait jagung, masih nunggu BPK,” jelasnya.





Saat ini, lanjut Abdul Karim, pihaknya masih melakukan penyidikan secara intensif dari berbagai tingkatan. “Dari tingkat bawah menengah sampai tataran kebijakan masih kita sidiklah masih jauh,” tandasnya.

Sebelumya, Ditkrimsus Polda Banten sudah meminta BPK menghitung dugaan kerugian keuangan negara dari proyek penerapan budidaya jagung program produktivitas produksi dan mutu hasil tanaman pada bidang tanaman pangan Distan Provinsi Banten. Dugaan sementara terjadi penyimpangan dalam Anggaran yang bernilai Rp68,7 milliar yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Polisi juga telah menegaskan, telah memeriksa saksi-saksi dalam kasus tersebut. Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi Priadinata mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi terkait dugaan kasus korupsi tersebut. Proyek yang berlangsung pada Januari hingga Desember 2017 dengan target lahan seluas 187 ribu hektare.

Sejumlah pejabat Distan Provinsi Banten sudah diperiksa. Dokumen kontrak, berita acara serah terima barang, dan dokumen pembayaran juga diamankan sebagai barang bukti. (you/red)