CILEGON – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon mengungkap penyebab banyaknya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang padam dan dikeluhkan pengguna jalan. Dishub menyebut aksi pencurian kabel instalasi menjadi penyebab utama.
Kepala Dishub Kota Cilegon, Heri Suheri mengatakan, pencuri berulang kali mengambil kabel dan komponen instalasi PJU sehingga lampu jalan tidak berfungsi.
“Masih banyak PJU yang kehilangan kabel karena dicuri. Terkadang kami perbaiki, sehari atau dua hari kemudian dicuri lagi. Hambatan utamanya itu, tapi tetap kami perbaiki. Yang diambil kabel dan NCB,” kata Heri, Senin (20/7/2026).
Heri mengungkapkan, aksi pencurian tersebut sudah sangat meresahkan. Dari 385 tiang PJU yang berdiri di sepanjang JLS, hampir 50 persen kehilangan kabel akibat ulah pencuri.
Untuk menekan kasus itu, Dishub Cilegon menggandeng sejumlah pihak guna mengintensifkan patroli di kawasan rawan. Heri menegaskan pihaknya akan membawa pelaku pencurian ke ranah hukum jika tertangkap.
“Kawasan yang paling rawan sepanjang JLS. Sekarang mulai merambah ke jalan kota, termasuk di depan Succofindo. Kalau ada yang tertangkap, langsung kami laporkan ke aparat penegak hukum,” ujarnya.
Selain meningkatkan pengawasan, Dishub juga mengubah spesifikasi kabel PJU. Heri mengatakan pihaknya mulai menggunakan kabel dengan nilai ekonomis lebih rendah agar tidak lagi menjadi sasaran pencurian.
“Kami mengganti kabel tembaga dengan kabel TIC karena nilai ekonomisnya lebih rendah, sehingga tidak menarik bagi pencuri,” pungkasnya.
Penulis : Maulana
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd
