Beranda Peristiwa Pipa Gas yang Bocor di Laut Bojonegara Milik Perusahaan China

Pipa Gas yang Bocor di Laut Bojonegara Milik Perusahaan China

69
0
Semburan Air laut yang diduga disebabkan bocornya pipa gas di Laut Bojonegara, Kabupaten Serang - foto istimewa

SERANG – Pipa gas yang bocor di Laut Bojonegara, Kabupaten Serang diketahui merupakan pipa milik China National Offshore Oil Corporation (CNOOC). Perusahaan tersebut merupakan penyuplai gas pembangkit listrik PLTGU Cilegon.

Dirpolair Polda Banten AKBP Nunung Syaifuddin mengatakan bahwa penyebab terkait bocornya gas tersebut masih dalam penyelidikan.

Namun demikian diduga bocornya pipa gas tersebut akibat tersangkut jangkar milik KM Lumoso Raya yang sedang berhenti di lokasi sekitar.

Pihaknya juga telah melakukan pemeriksaan terhadap kru kapal. Kata dia, belum ada penetapan tersangka dalam peristiwa itu. Sebab pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih dalam.

“Kita mengutamakan asas praduga tak bersalah. Kita perlu penyelidikan lebih lanjut,” ujar AKBP Nunung Syaifuddin kepada wartawan, Senin (9/7/2018).

Dikatakan bahwa, akibat bocornya pipa gas ini juga menyebabkan turbin di PLTGU Cilegon berhenti sementara. “Ini karena PLTGU Cilegon tidak ada asupan gas karena bocor,” terangnya.

Dikatakan bahwa saat ini pipa gas yang bocor sudah dapat diatasi dengan menutup akses pipa gas dari CNOOC yang berlokasi di Jakarta. “Begitu juga dengan sambungan gas PLTGU Cilegon sudah ditutup,” paparnya.

Sementara terkait dampak lingkungan akibat kebocoran gas ini, pihaknya belum bisa memastikan.

“Kita belum tahu dampak lingkungan akibat kebocaran gas ini. Apakah berbahaya baik untuk nelayan, untuk kapal kapal yang melintas atau lingkungan yang berada di lingkungan laut atau habitat laut. Kita juga memasang parimeter di sekitar semburan gas, karena kita belum tahu tingkat bahanyanya,” paparnya.

Namun demikian secara kasat mata, kata dia, dampak lingkungan belum terlihat dan masih terlihat normal.

“Sementara ini belum ada dampak yang terlihat bila dilihat secara kasat mata,” ucapnya. (Man/Red)