Beranda Pilkada Serentak 2020 Pilkada Serentak di Banten Bakal Dikawal 1.000 TNI dan 3.901 Polisi

Pilkada Serentak di Banten Bakal Dikawal 1.000 TNI dan 3.901 Polisi

447
0

SERANG – Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto menyatakan bakal menerjunkan 1.000 personel TNI untuk mengawal Pilkada tahun 2020 di empat kabupaten/kota di Banten.

“Jadi, untuk TNI di wilayah Banten 1.000 personel, sesuai undang-undang kita memberikan bantuan kepada Pemda untuk pelaksanaan pilkada. Membantu polisi sesuai undang-undang yang ada di kita,” kata Pangdam ditemui di Alun-alun Barat Kota Serang, Rabu (25/11/2020) kemarin.

Bentuk pengawalan menurut Pangdam disesuaikan dengan adaptasi kebiasaan baru dan berupaya menjaga protokol kesehatan. “Kalau misalnya satu ruangan biasanya 100 maka dikurangi 40 atau 50 persen. Persebaran disesuaikan dengan daerah,” ujarnya.





Pihaknya akan menerjunkan personel dari Kodim, Satuan Oprasioanl Batalyon 320 dan sebagainya. “Kita kerahkan untuk mengamankan Pilkada. Kerawanan mulai dari proses pendaftaran, kampanye, pemungutan suara, penetapan calon di situ banyak kerawanan,” jelasnya.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy berharap Pilkada di tengah pandemi berlangsung dengan protokol kesehatan. “Karena saat ini kita menghadapi Covid-19 bagaimana masyarakat bisa tetap sehat dan dilaksanakan dengan baik.”

Terkait pelaksanaan penegakan protokol kesehatan, menurutnya, Pemda sudah membuat Pergub atau Perda terkait Protokol Kesehatan. “Menjadi landasan hukum baik untuk pemerintah daerah ataupun TNI Polri melakukan Pendisiplinan kepada masyarakat sebelum vaksin itu ada,” jelasnya.

Kapolda Banten Irjen Pol Fiandar telah menyiapkan ribuan personel guna pengamanan Pilkada serentak.

“Untuk pengamanan Pilkada Serentak ini, kita dari Polda Banten sudah menyiapkan 3.901 personel yang tergabung dari personel Polda Banten dan Polres Jajaran. Dan juga pengamanan Pilkada Serentak ini kita dibantu dengan personel TNI,” jelas Fiandar.

Fiandar juga menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan di masa Pilkada serentak tersebut.

“Pilkada tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana kita melakukan Pilkada di masa pandemi covid-19. Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Hindari kerumunan, selalu menggunakan masker dan rajin mencuci tangan,” ucap Fiandar. (You/Red/SG)