Beranda Politik Pilkada 2020, Warga Tangsel Inginkan Calon Walikota yang Bersih, Kreatif dan Inovatif

Pilkada 2020, Warga Tangsel Inginkan Calon Walikota yang Bersih, Kreatif dan Inovatif

265
0
ilustrasi kepala daerah. (doc. Wartakota/Tribun)

TANGSEL — Kota Tangerang Selatan yang bermotto Cerdas Modern Religius (CMORE) itu dinilai warganya kurang kreatif serta jarang memunculkan inovasi-inovasi baru di masa pemerintahan Airin Rachmy Diany-Benyamin Davnie.

Hal itu dikatakan Presiden Tangsel Club, Uten Sutendy. Sebagai perwakilan warga Tangsel dirinya mengungkapkan, Kota Tangsel saat dipimpin Airin memang bagus. Cuma menurutnya terlalu datar, normatif dan biasa tanpa kreativitas dan inovasi yang sesuai dengan kualitas dan modal SDM yang tersedia.

“Posisi Kota Tangsel itu sangat strategis, di samping kota yang berdampingan dengan Jakarta (Ibu Kota), Tangsel juga banyak dihinggapi pebisnis-pebisnis besar. Tapi semua itu tidak dibangun dengan cara yang bersih dan profesional,” tutur Uten kepada BantenNews.co.id dalam pesan WhatsApp, Senin (10/6/2019).

Pria yang sudah banyak menulis buku itu melanjutkan, pada pilkada Tangsel 2020 mendatang, dirinya bersama warga Tangsel menginginkan sosok yang benar-benar baru yang paling tidak belum terkontaminasi oleh iklim dan politik birokrasi Tangsel yang sarat dengan nuansa politicking.

Menurutnya, orang baru berpotensi memberikan warna baru dan frekuensi baru pada kinerja birokrasi dan pelayanan publik secara luas.

“Namun masalahnya bukan pada orang baru atau bukan. Melainkan pada kualitas SDM calon walikota. Dia mau jadi walikota (kejar jabatan kekuasaan) atau mau membangun kota?,” pungkasnya (Ihy/Red)