Beranda Peristiwa Petugas KAI Diperiksa Polisi Terkait Pencurian Kabel di Stasiun Daru–Parung Panjang

Petugas KAI Diperiksa Polisi Terkait Pencurian Kabel di Stasiun Daru–Parung Panjang

Polisi mengecek lokasi kasus vandalisme berupa pencurian kabel perlintasan di Stasiun Daru–Parung Panjang. (Foto: Istimewa)

KAB. TANGERANG — Pihak kepolisian terus mendalami kasus vandalisme berupa pencurian kabel counting head di jalur perlintasan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter lintas Stasiun Daru–Parung Panjang. Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sejumlah petugas KAI sebagai saksi.

Kasus tersebut mencuat setelah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengambil langkah hukum atas aksi vandalisme yang menyebabkan gangguan sistem pendeteksi perjalanan kereta di jalur hulu maupun hilir pada Jumat (8/5/2026) dini hari.

Kapolsek Tigaraksa AKP I Made Artana mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap pihak internal KAI guna menggali keterangan terkait hilangnya perangkat sensor perkeretaapian yang dinilai vital untuk keselamatan lalu lintas kereta.

“Sementara pemeriksaan dari internal KAI, kami mintai keterangan Kepala Stasiun Daru, kemudian termasuk petugas keamanan stasiun yang mengecek lokasi atau tempat kejadian perkara,” kata Made, Selasa (12/5/2026).

Menurut Made, proses pemeriksaan saksi akan dipercepat untuk mendukung penyelidikan dan memudahkan pengejaran terhadap pelaku pencurian.

“Sudah kami laksanakan pemanggilan, dan tim penyidik telah diperintahkan untuk meminta keterangan seluruh saksi yang mengetahui peristiwa tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, hingga kini polisi masih kesulitan mengidentifikasi pelaku. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan alat bantu pengawasan berupa kamera CCTV di lokasi kejadian.

“Jadi secara kasat mata di situ tidak ada CCTV. Sudah saya pastikan saat datang langsung ke TKP, memang tidak ada,” tuturnya.

Kendati demikian, polisi memastikan penyelidikan tetap terus dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari saksi internal KAI maupun masyarakat sekitar lokasi kejadian.

“Nanti kami himpun informasi sejauh mana untuk mengetahui ciri-ciri pelaku,” tandasnya.

Penulis: Saepulloh

Editor: Usman Temposo