
TANGERANG — Petugas gabungan dari Pemerintah Kota Tangerang dan Polres Metro Tangerang Kota menyiagakan berbagai fasilitas pelayanan bagi pemudik di Pos Pelayanan Rest Area KM 13,5 Pinang. Fasilitas yang disediakan mulai dari layanan kesehatan hingga mobil derek gratis untuk membantu pemudik selama arus mudik Lebaran 2026.
Dalam peninjauan Operasi Ketupat Jaya 2026 pada Minggu (15/3), petugas juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) serta mengimbau pemudik agar tidak memaksakan diri berkendara apabila dalam kondisi lelah.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, arus lalu lintas di jalur Tol Jakarta–Tangerang masih terpantau normal. Hingga saat ini, belum terlihat adanya penumpukan kendaraan di area peristirahatan maupun antrean panjang di SPBU.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengungkapkan, puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026 atau H-2 menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Ia menegaskan, seluruh fasilitas penunjang telah disiapkan untuk menghadapi lonjakan pemudik.
“Alhamdulillah, situasi saat ini masih kondusif. Kami telah berkoordinasi dengan pengelola SPBU sehingga stok BBM tersedia melimpah dan normal. Bahkan, pihak SPBU juga menyiapkan takjil gratis bagi pemudik yang melakukan pengisian bahan bakar,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan dilakukan secara intensif dengan menyisir area parkir di sekitar rest area. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian dengan modus pecah kaca maupun gangguan kamtibmas lainnya.
“Personel kami siaga selama 24 jam. Kami juga berkoordinasi dengan keamanan internal rest area agar pemudik merasa aman dan nyaman saat beristirahat,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely menuturkan, Pemkot Tangerang berkomitmen penuh menyukseskan Operasi Ketupat Jaya dan Operasi Angkutan Lebaran 2026 guna mengamankan arus mudik tahun ini.
“Kami menyediakan pos kesehatan dengan layanan obat-obatan gratis bagi pemudik yang merasa kelelahan atau sakit selama perjalanan. Selain itu, armada darurat seperti ambulans, mobil pemadam kebakaran, hingga mobil derek juga disiagakan untuk memberikan pelayanan cepat tanggap kepada masyarakat,” jelasnya.
Setiap harinya, sebanyak 19 personel gabungan disiagakan di pos pelayanan tersebut dan dibagi dalam dua regu. Personel terdiri dari unsur Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Potmas.
“Kami berharap mudik tahun ini berjalan lancar. Kami mengimbau para pemudik untuk tidak memaksakan diri. Jika merasa lelah, silakan beristirahat di rest area terdekat yang telah disediakan. Konsep kami adalah pemudik nyaman, keluarga bahagia,” pungkas Suhaely.
Tim Redaksi