Beranda Pemerintahan Petani Wanasalam Keluhkan Irigasi Tak Sampai Sawah, Minta Pemprov Bangun Saluran Tersier

Petani Wanasalam Keluhkan Irigasi Tak Sampai Sawah, Minta Pemprov Bangun Saluran Tersier

Rombongan Waghb Banten menjnjau irigasi tersier Cibinuangeun di Lebak. (Istimewa)

LEBAK – Seorang petani di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Sunarta (68), mengeluhkan saluran irigasi yang belum menjangkau area persawahannya. Akibatnya, ia harus menyedot air secara mandiri untuk mengairi lahan.

Keluhan itu ia sampaikan langsung kepada Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah saat kunjungan Safari Ramadan di wilayah tersebut, Kamis (12/3/2026) lalu.

Sunarta berharap pemerintah membangun saluran irigasi tersier dari jaringan irigasi Cibinuangeun agar air dapat mengalir langsung ke sawah miliknya.

“Saluran irigasi yang sekarang sudah bagus, tapi belum sampai ke lahan kami. Kalau ada irigasi tersier, petani pasti lebih terbantu,” katanya.

Menanggapi hal itu, Dimyati mengatakan akan menampung aspirasi para petani terkait kebutuhan jaringan irigasi di wilayah tersebut.

“Kami tampung aspirasi petani. Untuk kepentingan masyarakat tentu akan kami prioritaskan sesuai skala kebutuhan,” ujarnya.

Dalam kunjungan itu, Dimyati juga meninjau pembangunan saluran irigasi sekunder Cibinuangeun yang menelan anggaran sekitar Rp8,4 miliar. Infrastruktur tersebut diproyeksikan mampu mengairi sekitar 2.400 hektare lahan persawahan di Kecamatan Wanasalam.

Ia berharap keberadaan irigasi tersebut dapat membantu menjaga ketersediaan air bagi petani sekaligus mendukung produksi pertanian di wilayah Lebak.

Tim Redaksi