Beranda Pendidikan Peserta KKM Unsera Diharapkan Mampu Sosialisasikan Pemda

Peserta KKM Unsera Diharapkan Mampu Sosialisasikan Pemda

1127
0

SERANG – Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kemasyarakatan Bupati  Serang Yani Herdiani berharap, mahasiswa yang sedang mengikuti Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) bisa berkolaborasi dengan masyarakat sehingga mereka dapat mandiri dalam sektor ekonomi. Selain itu juga membantu permasalahan yang ada di masyarakat seperti kesulitan dalam pemodalaan sehingga sulit berkembang.
“Banyak program  Pemerintah Kabupaten Serang di masyarakat namun tidak semua program tersebut dapat berjalan, dengan adanya KKM ini bisa melanjutkan program yang sudah ada agar masyarakat dapat melanjutkannya,” ujarnya, Selasa(6/8/2019).

Rektor Unsera Hamdan mengatakan, peserta yang mengikuti KKM sebanyak 1.208 peserta dibagi dua gelombang yakni reguler satu dan reguler dua, pada KKM reguler kedua ini ada 820 peserta tersebar di 4 kecamatan di Kabupaten Serang. “Terpilihnya Kabupaten Serang karena masih banyak desa masih belum menerapkan ekonomi kerakyatan. Mahasiswa KKM untuk membangunkan supaya kesejateraan masyarakat yang belum berdaya menjadi berdaya,” ujarnya.

Ia mengatakan, sekarang masyarakat dihadapkan dengan era kemajuan teknologi informasi, maka dari itu mahasiswa yang merupakan anak milenial membawa informasi baru kepada masyarakat.
“Tugas mahasiswa memberikan ilmu teknologi yang tepat guna di masyarakat, modal itu tidak hanya berbentuk finasial tetapi juga gerak tenaga juga akan dicover, kalau marketing mahasiswa sudah pintar dengan milenial akan dibangkitkan era ekonomi digital, ada modal-modal lain di masyarakat yang belum dikembangkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan Informatika (YPI) Mulya R Rachamatoellah mengatakan,  lembaga pendidikan itu sebagai cermin di masyarakat. Melalui KKM mengembangkan ide gagasan terkait sumber daya manusia di daerah yang belum tersentuh.

“Kita ingin menyelesaikan permasalahan dulu di Serang, melalui ide gagasan inilah kemudian ingin membantu masyarakat dalam berkontribusi mengembangkan potensi-potensi di desa. seperti kita inikan membangun ekonomi kreatif berarti membangun ide dan gagasan bukan hanya itu pembangunan berbasis pengetahuan, atau pembangunan berbasis riset,” ujarnya.(Dhe/Red)