Beranda Peristiwa Pesanan Tak Bertuan, Personel Polda Banten Bayar Order Makanan Ojol Rp550 Ribu

Pesanan Tak Bertuan, Personel Polda Banten Bayar Order Makanan Ojol Rp550 Ribu

439
0
Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi. (Ist)

SERANG – Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengklarifikasi video viral personel Yanma Polda Banten yang telah berinisiatif mengganti kerugian pengemudi ojek online sebesar Rp550.000 karena diduga pemesan fiktif dan tidak dapat dihubungi.

Edy menjelaskan benar pada Selasa (26/5/2020) lalu Petugas Jaga Yanma Polda Banten yaitu Bripda Ridho sekira pukul 15.30 WIB kedatangan pengemudi ojek online yang tidak menyebutkan identitasnya, dengan membawa pesanan dari seseorang melalui aplikasi Go Food yang diduga, sang pemesan sedang berada di rumah keluarganya di area luar Polda Banten.

Driver ojol tersebut sudah berusaha menghubungi pemesan dan ternyata nomor pemesan tidak bisa dihubungi sampai sejam lebih.





Ada sekitar 1,5 Jam menunggu di Penjagaan Polda Banten, dan si pemesan tak kunjung bisa dihubungi, akhirnya personel Penjagaan Yanma Polda Banten, atas nama Bripda Ridho mengambil inisiatif untuk bersama-sama rekan yang melaksanakan tugas jaga pada siang itu untuk iuran mengganti kerugian  pengemudi ojol tersebut. Dengan uang iuran petugas jaga yang telah terkumpul, maka uang tersebut diserahkan kepada pengemudi ojol sebagai tanda penggantian atas kerugian pemesanan fiktif tadi.

Pada keesokan harinya Rabu (27/5/2020) telah datang ke Polda Banten, 3 orang warga, yang salah satunya yang merasa memesan via ojol. Identitas yang bersangkutan tidak ingin disebutkannya, memberi keterangan bahwa ketika melakukan pemesanan pizza mengira pesanan tersebut batal karena bersamaan dengan kuota pemesan habis.

“Pemesan sudah mengklarifikasi dan sudah datang ke Polda Banten setelah ia dikirimi video oleh temannya bahwa ada pengemudi ojol yang berada di Polda Banten bersama pesanan pizza  yang kemarin dipesan”, kata Edy Sumardi, Kamis (28/5/2020).

Lanjut Edy, pemesan menjelaskan bahwa dirinya bukan sengaja memesan fiktif orderan tersebut tetapi karena ia kehabisan kuota dan ia beranggapan transaksi tersebut batal, dan pihak pemesan sudah meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Sang pemesan tadi, sudah datang dan meminta maaf pada driver ojol yang karena kejadian tersebut telah dirugikan, serta mengucapkan terima kasih pada pihak kepolisian Polda Banten yang telah membantu mengganti kerugian pada pihak driver ojol tersebut,” jelas Edy Sumardi.

Edy sumardi menegaskan bahwa kejadian tersebut telah selesai dan memastikan kejadian tersebut bukan kesengajaan dan ada itikad baik dari pemesan ke polda Banten untuk mengklarifikasi kejadian yang sebenarnya. (You/Red)