Beranda Pemerintahan Perpustakaan Kota Serang Sangat Jauh Tertinggal

Perpustakaan Kota Serang Sangat Jauh Tertinggal

177
0
Pemaparan program prioritas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Serang. (Qizink)

SERANG – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Serang Wahyu Nurjamil menilai bahwa gedung perpustakaan Kota Serang sangat jauh tertinggal sehingga perlu terobosan untuk pembenahannya.

“Gedung perpustakaan Kota Serang tidak layak. Layanan perpustakaan saat inj lebih banyak melalui perpustakaan keliling dibanding kunjungan ke perpustakaan yang dikelola DPK karena memang lokasinya sempit,” ujarnya, saat coffee morning dan pemaparan program prioritas, di gedung DPK Kota Serang, Selasa (10/9/2019).

Selain sarana gedung, permasalah lain yang dihadapi DPK adalah minimnya tenaga pustakawan dan arsiparis. Jumlah pustakawan saat ini hanya 4 orang padahal idealnya 13 orang sementara tenaga arsiparis baru ada 3 orang dari kebutuhan 12 orang. “Kita juga belum punya depot arsip dan minim dalam penggunaan teknologi informasi,” ujarnya.

Dikatakan, DPK telah membuat sejumlah program prioritas untuk peningkatan pelayanan perpustakaan, di antaranya adalah revitalisasi Gedung Djoeang untuk perpustakaan tematik. “Ini akan menjadi ikon perpustakaan dan kebudayaan di Kota Serang,” ujarnya.

Walikota Serang Syafrudin tak menampik bahwa gedung perpustakaan Kota Serang memang kurang layak. “Lebak saja sudah punya gedung yang sangat megah. Tapi kami melihat DPK Kota Serang sudah punya terobosan ke pusat untuk mendapat bantuan gedung perpustakaan. Semoga tahun 2020 Kota Serang punya gedung perpustakaan yang layak,” ujarnya.

Syafrudin menegaskan bawa perpustakaan ini sangat penting untuk ikut mencerdaskan SDM. “Sebelumnya punya gedung bisa kita upayakan dengan memperbanyak kendaraan perpustakaan keliling. Selain itu kita dorong juga agar di ruang publik, kantor kelurahan dan kecamatan dibuatkan pojok baca,” ujarnya. (ink/red)