Beranda Peristiwa Pernyataan Eks Napi Picu Reaksi, Kader Demokrat Desak Pemakzulan Bupati Lebak

Pernyataan Eks Napi Picu Reaksi, Kader Demokrat Desak Pemakzulan Bupati Lebak

Tokoh pemuda Lebak sekaligus kader Demokrat, Rogman menjawa pertanyaan awak media. (Sandi/bantennews)

LEBAK – Pernyataan Bupati Lebak, Moch. Hasbi Jayabaya yang menyebut wakilnya sebagai mantan narapidana memicu gelombang kritik. Seorang tokoh pemuda Lebak sekaligus kader Partai Demokrat, Rohman mendesak masyarakat mendorong pemakzulan Bupati.

Rohman menilai, ucapan itu melampaui batas etika seorang pemimpin. Ia menyebut, komentar tersebut tidak hanya menyakiti pribadi Wakil Bupati, tetapi juga mengganggu harmonisasi pemerintahan.

“Pernyataan itu bukan hanya melukai secara personal, tapi juga mengganggu jalannya pemerintahan,” ujar Rohman, Selasa (31/3/2026).

Menurut Rohman, momen halal bihalal di pendopo yang seharusnya mempererat silaturahmi justru berubah panas setelah Bupati melontarkan pernyataan kontroversial itu.

“Etika seorang pemimpin harus dijaga. Ucapan seperti itu menunjukkan sikap arogan,” katanya.

Rohman juga menyinggung insiden sebelumnya, termasuk dugaan pelemparan asbak ke salah satu kepala dinas, sebagai bukti perilaku temperamental.

Ia pun mengajak aktivis, masyarakat, dan tokoh agama bersikap tegas.

“Kalau Bupati tidak meminta maaf dan memperbaiki sikap, saya dorong masyarakat untuk bergerak menuntut pemakzulan,” tegasnya.

Penulis : Sandi Sudrajat
Editor : Tb Moch. Ibnu Rushd