Beranda Kampus Perkuat Mutu Pendidikan Dokter Spesialis, FKIK UNTIRTA Terima Visitasi Kolegium Radiologi Indonesia

Perkuat Mutu Pendidikan Dokter Spesialis, FKIK UNTIRTA Terima Visitasi Kolegium Radiologi Indonesia

SERANG – Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) menerima visitasi Kolegium Radiologi Indonesia untuk mengevaluasi kesiapan dan memperkuat mutu Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Radiologi, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Multimedia Gedung Rektorat UNTIRTA, Kampus Sindangsari, Kabupaten Serang.

Visitasi ini menjadi bagian dari upaya FKIK UNTIRTA dalam mempersiapkan penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis yang berkualitas dan sesuai standar. Program tersebut juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dokter spesialis radiologi, khususnya di Provinsi Banten.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Rektor Bidang Akademik UNTIRTA, Dr. Rusmana, yang mewakili Rektor UNTIRTA, serta Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Asep Ridwan. Hadir pula Dekan FKIK UNTIRTA, Dr. dr. Omat Rachmat Hasbullah, bersama jajaran pimpinan fakultas, dosen, dan tenaga kependidikan.

Tim Kolegium Radiologi Indonesia terdiri atas Sekretaris Kolegium Radiologi Indonesia, Dr. dr. Elysanti Dwi Martadiani, yang mewakili Ketua Kolegium Radiologi Indonesia, serta Dr. dr. Hermina Sukmaningtyas, anggota Bidang IV Mutu dan Akreditasi Kolegium Radiologi Indonesia.

Dalam sambutannya, Dekan FKIK UNTIRTA, Omat Rachmat Hasbullah, menyampaikan bahwa pengembangan PPDS Radiologi merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan dokter spesialis radiologi, terutama di Provinsi Banten.

Menurutnya, distribusi dokter spesialis radiologi di Banten masih belum merata. Kondisi tersebut menjadi tantangan dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialistik, khususnya di wilayah selatan Banten.

“Kehadiran Program Pendidikan Dokter Spesialis Radiologi di UNTIRTA diharapkan dapat menjadi salah satu solusi untuk menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di Provinsi Banten,” ungkapnya.

Omat menambahkan, visitasi ini memberikan kesempatan bagi FKIK UNTIRTA untuk memperoleh masukan dan rekomendasi dalam meningkatkan kesiapan program pendidikan. Evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga proses pembelajaran.

Baca Juga :  Mahasiswa Indonesia Juarai Lomba Debat Bahasa Korea

Sementara itu, Sekretaris Kolegium Radiologi Indonesia, Elysanti Dwi Martadiani, menekankan pentingnya kesiapan institusi dalam menyelenggarakan pendidikan dokter spesialis sesuai standar mutu yang ditetapkan.

Menurutnya, penyelenggaraan PPDS harus didukung tata kelola yang baik, kurikulum terstandar, tenaga pendidik yang kompeten, serta fasilitas pembelajaran klinis yang memadai.

Ia juga menyoroti pentingnya kerja sama dengan rumah sakit pendidikan dan rumah sakit jejaring. Kolaborasi tersebut diperlukan agar peserta didik memperoleh pengalaman klinis yang sesuai dengan standar kompetensi dokter spesialis radiologi.

“Kami berharap program studi dapat menyelenggarakan proses pendidikan dengan baik sehingga mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Mewakili Rektor UNTIRTA, Wakil Rektor Bidang Akademik, Rusmana, menyampaikan apresiasi kepada Kolegium Radiologi Indonesia atas dukungan dan kontribusinya dalam memperkuat pendidikan dokter spesialis di UNTIRTA.

Ia menegaskan bahwa visitasi tidak hanya bertujuan mengevaluasi kesiapan program studi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.

“Visitasi ini menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat kualitas pendidikan secara nyata dan berkelanjutan. Seluruh masukan dan rekomendasi kolegium diharapkan dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas kurikulum, fasilitas pembelajaran klinis, serta tata kelola program studi,” jelasnya.

Rusmana juga menekankan pentingnya sinergi antara universitas, fakultas, kolegium, dan rumah sakit pendidikan. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan PPDS Radiologi yang berkualitas.

Evaluasi Kurikulum dan Kesiapan Fasilitas Pendidikan

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil dan kesiapan Program Studi Radiologi FKIK UNTIRTA oleh Dr. dr. Ilma Fiddiyanti.

Pemaparan tersebut mencakup pengembangan kurikulum, kesiapan sumber daya manusia, fasilitas pendidikan, serta arah pengembangan program studi. Seluruh aspek tersebut disiapkan dengan mempertimbangkan kebutuhan pelayanan kesehatan di Provinsi Banten.

Baca Juga :  HKN ke-55 di Banten, Pemprov Banten Galakan Bebas Gizi Buruk dan Cegah Stunting

Tim Kolegium Radiologi Indonesia kemudian berdiskusi dengan pihak fakultas untuk membahas berbagai aspek kesiapan penyelenggaraan pendidikan dokter spesialis. Pembahasan meliputi penguatan sistem pembelajaran, pemenuhan standar pendidikan, dan dukungan fasilitas klinis bagi peserta didik.

Untuk meninjau kesiapan pendidikan klinis secara langsung, tim juga mengunjungi RSUD Provinsi Banten sebagai salah satu wahana pendidikan yang direncanakan mendukung PPDS Radiologi FKIK UNTIRTA.

Dalam kunjungan tersebut, tim berkoordinasi dengan jajaran RSUD Banten yang dipimpin Direktur RSUD Banten, dr. H. Danang Hamsah Nugroho, M.Kes. Koordinasi ini membahas kesiapan rumah sakit dalam mendukung proses pendidikan dokter spesialis, termasuk fasilitas, sarana dan prasarana, serta lingkungan pembelajaran klinis.

Kunjungan lapangan tersebut menjadi bagian penting dari evaluasi untuk memastikan kesiapan fasilitas pendidikan klinis dalam mendukung proses pembelajaran dan pencapaian kompetensi peserta didik.

Rangkaian visitasi ditutup dengan penyampaian umpan balik dari tim Kolegium Radiologi Indonesia. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi FKIK UNTIRTA untuk menyempurnakan persiapan penyelenggaraan PPDS Radiologi.

Melalui kegiatan ini, UNTIRTA menegaskan komitmennya untuk memperkuat mutu pendidikan dokter spesialis, meningkatkan kerja sama dengan rumah sakit pendidikan, dan berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan profesional, khususnya di bidang radiologi.

Pengembangan PPDS Radiologi FKIK UNTIRTA diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dokter spesialis sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama di Provinsi Banten. ***