Beranda Pemerintahan Perkuat Inovasi Daerah, Pemkab Pandeglang Teken MoU dengan LAN

Perkuat Inovasi Daerah, Pemkab Pandeglang Teken MoU dengan LAN

Penandatanganan Kesepakatan Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban dengan Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) - foto istimewa

PANDEGLANG – Masuknya era digitalisasi, memaksa individu untuk saling berkompetisi dan berfikir kreatif. Inovasi harus terus menerus dilakukan untuk bisa bersaing dan memberi nilai tambah pada suatu barang/produk atau layanan masyarakat.

Untuk itu, dalam rangka memperkuat inovasi daerah terutama pengembangan inovasi sumber daya manusia dalam peningkatan tata kelola pemerintahan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melakukan kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Penandatanganan Kesepakatan Bersama atau Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban dengan Kepala LAN Adi Suryanto, di Gedung Lembaga Administrasi Negara, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2020).

Usai penandatanganan, Tanto Warsono Arban menyampaikan pentingnya penguatan inovasi daerah dalam pengembangan kapasitas aparatur,. “Kesepakatan ini menjadi sangat penting, mengingat Kabupaten Pandeglang yang saat ini sedang berupaya maju dan berkembang, memang membutuhkan sumber daya manusia yang penuh inovasi dan kreatif dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik,” ungkapnya melalui siaran tertulis.

Dengan SDM yang berkualitas dan penuh inovasi, kata Tanto, tentu akan semakin meningkatkan pelayanan publik, bisa memudahkan pelayanan bagi masyarakat dan diharapkan muncul SDM yang unggul yang dapat bersaing dan kompetitif,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pandeglang, Utuy Setiadi yang turut mendampingi, menjelaskan tujuan kesepakatan bersama dengan LAN ini.

“Agar inovasi daerah di Pemda Pandeglang harus jadi perhatian pokok, dengan inovasi yang baik Insya Allah maka pemda bisa memberi manfaat yang lebih dari yang seharusnya kepada masyarakat, termasuk di kalangan dunia usaha agar bisnis bisa jalan dan berkembang,” jelasnya.

Masih kata Utuy, implementasi dari kesepakatan tersebut nantinya bisa berbentuk kajian dan inovasi adminitrasi negara, “Bisa juga dalam bentuk kajian dan inovasi manajemen ASN, pelatihan dan pengembangan kompetensi, pendidikan tinggi serta bidang kerja sama lain yang masih terkait,” tutupnya.

(Red)