
PANDEGLANG — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sekaligus santunan bagi anak yatim piatu di Pendopo Pandeglang, Kamis (17/9/2026).
Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, mengajak masyarakat menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah, bukan sekadar agenda seremonial.
Dewi menekankan pentingnya menerapkan nilai persaudaraan, keadilan, kejujuran, dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan pemerintahan.
“Rasulullah SAW sudah mengajarkan dan memberikan contoh kepada kita tentang bagaimana menjadi pemimpin yang amanah dan bagaimana membangun masyarakat yang saling menyayangi, mengutamakan persaudaraan, keadilan, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama,” kata Dewi.
Menurutnya, keteladanan Rasulullah harus menjadi pedoman dalam keluarga, kehidupan bermasyarakat, hingga pelaksanaan tugas pemerintahan.
“Marilah kita jadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai inspirasi untuk terus memperkuat kepedulian sosial, mempererat persaudaraan dan membangun Kabupaten Pandeglang dengan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Pandeglang juga memberikan santunan kepada anak yatim piatu. Dewi menyebut santunan itu sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama masyarakat terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
“Yang lebih penting, mari kita terus menumbuhkan kepedulian dan kasih sayang kepada anak-anak yatim piatu, sehingga mereka merasa mendapatkan perhatian dan dukungan dari lingkungan di sekitarnya,” ucapnya.
Peringatan Maulid Nabi itu turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Kurnia Satriawan, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Pandeglang, Sekda Asep Rahmat, kepala OPD, pimpinan BUMD, ulama, tokoh masyarakat, serta sejumlah undangan.
Dewi berharap momentum Maulid Nabi dapat memperkuat nilai keagamaan, kepedulian sosial, dan persatuan masyarakat di Kabupaten Pandeglang.
Advertorial