Beranda Peristiwa Peringati Hari Bakti, Kantor Imigrasi di Banten Serahkan Bantuan ke Ponpes di...

Peringati Hari Bakti, Kantor Imigrasi di Banten Serahkan Bantuan ke Ponpes di Cilegon

Walikota Cilegon, Edi Ariadi secara simbolis menyerahkan bantuan dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon kepada pengelola Yayasan Al-Bustaniyah. (Gilang)

CILEGON – Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon menyerahkan bantuan ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Bustaniyah di lingkungan Curug Sekolah, Kelurahan Bagendung, Kecamatan Cilegon, Kota Cilegon, Rabu (20/1/2021).

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Cilegon, Fahrul Novry Azman mengatakan momentum tersebut merupakan rangkaian kegiatan bakti sosial yang dihelat dalam rangka memperingati Hari Bakti Imigrasi ke-71.

“Kebetulan di Banten ini kan ada tiga Kantor Imigrasi ya. Ada di Tangerang, Serang dan Cilegon. Jadi daripada kami masing-masing menggelar giat baksos, akhirnya dikumpulkan dalam satu titik. Dan giat itu diadakan di Cilegon,” ujarnya.





Bantuan dalam bentuk peralatan kesehatan diserahkan guna mencegah laju penyebaran virus Covid-19 yang masih menjadi pandemi di Kota Cilegon khususnya. “Kami berharap sedikit bantuan ini dapat bermanfaat bagi sesama, khususnya menekan jumlah angka Covid-19 di Kota Cilegon yang masih berada pada zona merah,” katanya.

Sementara Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Banten, Ahmad Firmansyah menambahkan selain peralatan kesehatan, pihaknya juga menyerahkan bantuan berupa sembako.

“Selain bakti sosial saat ini, dalam Hari Bakti Imigrasi tahun ini kita juga akan menggelar doa bersama di Kantor Imigrasi Serang besok, lalu dilanjutkan dengan upacara peringatan hari bakti di Kantor Imigrasi Tangerang,” jelasnya.

Bantuan tersebut, secara simbolis diserahkan oleh Walikota Cilegon Edi Ariadi yang dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pemerintah daerah pun akan melakukan hal yang sama.

“Rencananya bulan April kita juga akan serahkan bantuan hibah ya kesini, uang nilainya sekitar Rp30 juta. Dan tadi kita menyerahkan hand sanitizer juga,” katanya.

Penyerahan bantuan turut disaksikan Camat Cilegon Zainal Musadad, Kabag Kesra Setda Cilegon, Ratmatulah dan Lurah Bagendung, Safiudin.

Bantuan itu pun segera diapresiasi Ustad Ade Fahrudin, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al Bustaniyah. Dalam keterangannya, lembaga pendidikan dengan sekira 700 santri itu mengakui manfaat dari bantuan yang diperoleh.

“Apalagi di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini ya, jadi tidak hanya di lembaga saja, tapi di lingkungan sekitar juga membutuhkan. Karena kita juga terus menerapkan prokes (protokol kesehatan) untuk menjaga lingkungan lembaga agar tidak menjadi klaster penyebaran, jadi tentu membutuhkan peralatan kesehatan ini. Karena kondisi pandemi ini, dari 700 lebih santri ada 50 santri yang mukim,” katanya. (dev/red)