Beranda Pemerintahan Peringati 10 Muharram, Pemkab Lebak Santuni Anak Yatim

Peringati 10 Muharram, Pemkab Lebak Santuni Anak Yatim

136
0
Pemkab Lebak bersama Klinik Agara Medika memberikan santunan kepada 500 anak yatim, Selasa (10/9/2019). Foto istimewa

LEBAK – Dalam rangka memperingati 10 Muharram (Asyura) atau biasa disebut Hari Raya anak yatim, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak bersama Klinik Agara Medika memberikan santunan kepada 500 anak yatim, Selasa (10/9/2019).

Dengan mengusung tema berbagi bahagia bersama anak yatim, acara pemberian santunan kepada 500 anak yatim tersebut berlangsung khidmat dan lancar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Lebak, sekaligus Ketua Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Lebak, Dede Jaelani kegiatan ini untuk memuliyakan anak yatim dengan berbagai kasih dengan memberikan santunan kepada para anak yatim dan menurut Sekda Lebak ini merupakan kewajiban kita semua selaku umat muslim.

“Semoga dengan diadakannya kegiatan ini Klinik Agara terus berkembang dan terus meningkatkan layanan kesehatan guna mensukseskan masyarakat lebak yang sehat,” ungkap Sekda Lebak melalui siaran tertulis.

Dede juga berpesan kepada para anak yatim yang hadir dan mendapatkan santunan untuk terus bersemangat dan tidak pernah menyerah dalam menggapai cita-cita, karena menurut Dede, kedaan sekarang (menjadi anak yatim) bukan faktor yang menentukan nasib kita kedepan, tapi usaha dan ikhtiar serta semangat dari diri sendirilah yang akan menentukan dan menggapai apa yang dicita-citakan oleh para anak-anak yang hadir.

“Kami harap anak-anakku terus bersemangat untuk sekolah dan menggapai cita-cita yang diinginkan dan semoga kedepan mampu menggantikan kami yang di depan ini (para pejabat ASN) untuk meneruskan perjuangan dalam mensejahterakan masyarakat),” ungkap Dede.

Sementara itu, Ibu Saumi, yang membawa kurang lebih 20 anak yatim asal Kampung Kukulu, Pabuaran, Kecamatan Rangkasbitung, mengaku bangga dan terharu dengan adanya acara santunan ini, dimaba menurut saumi, ini bentuk perhatian khusunya dari pemerintah daerah dan Klinik Agara Media kepada para anak yatim.

“Saya berharap pemerintah kedepan terus memperhatikan nasib anak-anak yatim,” pungkas Saumi.

Untuk diketahui 500 anak yatim yang mendapatkan santunan berasal dari seputaran kota Rangkasbitung.

(Red)