Beranda Peristiwa Pergerakan Tanah Terjang Pemukiman Warga di Gunungkencana Lebak

Pergerakan Tanah Terjang Pemukiman Warga di Gunungkencana Lebak

Seorang warga menunjukkan retakan dinding rumah akibat bencana pergerakan tanah. (Foto: Istimewa)

LEBAK – Sebanyak lima rumah warga di Kampung Gunung Barat, Desa Gunungkencana, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Banten, mengalami kerusakan akibat bencana pergerakan tanah. Dua rumah di antaranya mengalami kerusakan parah.

Dari total lima rumah yang terdampak, tiga unit mengalami rusak ringan berupa retakan pada dinding, satu rumah mengalami rusak berat, dan satu rumah lainnya ambruk rata dengan tanah.

Selain merusak permukiman, pergerakan tanah juga menyebabkan retakan besar pada badan jalan di sekitar kampung. Struktur tanah tampak terbelah, menganga, dan terus melebar seiring tingginya intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir.

Sri Hartati (30), salah satu warga yang rumahnya ambruk, mengungkapkan bahwa kerusakan mulai terjadi setelah hujan turun berturut-turut.

“Diperkirakan karena hujan terus-menerus, tanahnya bergeser. Pagi ini ambruk total. Bagian rumah yang lain juga sudah retak sejak tiga hari lalu,” kata Sri kepada awak media, Minggu (16/11/2025).

Akibat ambruknya rumah tersebut, Sri bersama suami dan kedua anaknya kini harus mengungsi ke rumah tetangga.

“Rumah saya sudah ambruk dan tidak bisa ditempati lagi. Untuk sementara kami mengungsi ke rumah tetangga,” ujarnya.

Sementara itu, Suarni, warga lain yang rumahnya mengalami retakan, mengatakan bahwa ia tinggal seorang diri. Retakan pada rumahnya semakin membesar dalam beberapa hari terakhir.

“Pergerakan tanah ini akibat tingginya intensitas hujan. Rumah sudah mulai rusak, dinding dan lantai retak, lama-kelamaan retaknya makin besar,” ungkapnya.

Ia berharap pemerintah segera memberikan bantuan kepada warga yang terdampak bencana.

“Semoga pemerintah bisa segera bertindak dan membantu kami yang rumahnya rusak,” harapnya.

Penulis: Sandi Sudrajat
Editor: Usman Temposo