Beranda Kesehatan Peran Ibu sebagai Kunci Pertahanan Kesehatan Keluarga dalam Penerapan 3M

Peran Ibu sebagai Kunci Pertahanan Kesehatan Keluarga dalam Penerapan 3M

Aminah, warga Kota Serang. (Afifah/mg)

 

SERANG – Sosok ibu dalam keluarga memiliki peranan yang sangat penting, terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.
Selain mengedepankan kebutuhan utama keluarga, ibu memiliki peran aktif sebagai kunci pertahanan kesehatan keluarga dari keterpaparan Covid-19.

Sebagai ibu rumah tangga, hal itulah yang dirasakan oleh Aminah yang tinggal di Taman Puri Indah, Kota Serang. Ibu dari lima orang anak ini memegang tanggung jawab untuk memastikan anggota keluarganya sebisa mungkin tetap berada di rumah dan membuat suasana nyaman, termasuk dalam penyediakan makanan bergizi dan seimbang.

Penerapan 3M atau disiplin terhadap protokol kesehatan saat ini juga menjadi kunci untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang Aminah terapkan di  keluarganya.
“Karena pandemi ini, jadi sadar juga ya bahwa kebersihan itu penting banget. Sebagai orang tua, jadi contoh juga kan buat anak-anak. Jadi sekarang ini sebisa mungkin ngingetin untuk nerapin protokol kesehatan,” kata Aminah, Kamis (8/10/2020).

Ketika di rumah, Aminah selalu mengingatkan anggota keluarga untuk rutin mencuci tangan. Kegiatan anak-anak yang seringkali izin untuk beraktivitas di luar juga menjadi perhatian sendiri baginya.
Perempuan berusia 42 tahun ini tidak pernah lelah mengingatkan anak-anaknya untuk selalu memakai masker, membawa hand sanitizer, dan menjaga jarak dengan orang lain.
“Kadang kan namanya anak-anak bosan di rumah, akhirnya main keluar ya. Tapi saya selalu tegasin, kalau keluar gak boleh lama-lama, dan wajib pakai masker sama bawa hand sanitizer,” ujarnya.

Sebagai ibu rumah tangga, diakui Aminah jauh sebelum pandemi melanda ia telah terbiasa beraktivitas di rumah. Sehingga menjaga jarak bukanlah suatu hal yang sulit dilakukan.
Terlebih, semenjak pandemi ini, Aminah memiliki kebiasaan baru yaitu merawat tanaman hias untuk mengisi waktu luang dan menghindari kejenuhan selama di rumah.
“Dari sebelum pandemi emang udah jarang keluar, sekarang makin jarang lagi. Keluar paling buat belanja kebutuhan aja, selebihnya aktivitas di rumah terus,” pungkasnya. (Afifah/mg/red/SG)