Beranda Hukum Penyalahgunaan Narkoba di Tangerang Didominasi Kaum Milenial

Penyalahgunaan Narkoba di Tangerang Didominasi Kaum Milenial

Wakapolres Tangerang AKBP Komarudin. (Ihya/bantennews)

 

TANGERANG – Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Tangerang masih terbilang masif. Parahnya lagi, barang haram tersebut dikonsumsi oleh kebanyakan generasi muda atau kaum milenilal.

Hal itu dikatakan Kepala Badan Narkoba Kabupaten (BNK) Tangerang Dedi Sutardi saat gelar Bimbingan Teknis (Bimtek) di gedung BNN Tangerang, Kamis (5/9/2019).





“Lebih banyaknya usia muda berumur 18-25 tahun. Sekitar 50 persen pengguna narkoba didominasi oleh pelajar dan mahasiswa,” ujar Dedi.

Sementara, Wakapolres Tangerang AKBP Komarudin mengatakan dari data yang tercatat pihaknya, sampai Agustus 2019 ada sebanyak 222 kasus narkotika di 19 kecamatan Kabupaten Tangerang.

“Ini menjadi atensi kita terkait dengan fenomena yang terus menjadi permasalahan. Makanya kita perlu mengantisipasi dan menyebarluaskan informasi untuk memangkas roda ataupun alur peredaran narkoba, yang sudah sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Tangerang,” ujarnya.

Menurut Komarudin, peredaran narkoba akan merusak generasi muda, karena peningkatan penggunaan barang haram tersebut pada usia muda sudah semakin meningkat.

“Ini ancaman bagi keberlangsungan bangsa ke depan, karena yang disasar umumnya adalah generasi muda. Jadi dibuat sedemikian rupa agar indonesia tidak lagi memiliki penerus-penerus yang hebat, dirusak otak dan konsenterasi mereka agar tidak bisa belajar,” jelasnya.

Komarudin juga menghimbau masyarakat untuk mendeteksi dini penggunaan narkoba melalui lingkungan sekitar. Karena menurutnya, pengaruh narkoba tergantung dari lingkungan.

“Ketahui pengaruh ataupun dampak dari pengguna. Kita mengantisipasi, kita prioritas untuk menjaga diri kita sendiri, setelah itu pastikan keluarga kita. Setelah keluarga kita dipastikan aman, baru lingkungan, karena peredaran narkoba ini diawali dari lemahnya pengawasan terhadap lingkungan yang ada disekitar,” tukasnya. (Ihy/Red)