CILEGON – Seorang penumpang KMP Kirana II dilaporkan diduga melompat ke laut saat kapal berlayar di lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni, tepatnya di sekitar Perairan Pulau Tempurung, Rabu (29/7/2026) dini hari. Hingga kini, korban masih dalam pencarian oleh tim gabungan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banten menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 04.37 WIB dari Vessel Traffic Service (VTS) Merak. Lokasi kejadian berada di koordinat 5°54’16.80″S 105°55’34.68″E atau sekitar 4,39 mil laut dari Unit Siaga SAR Merak.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Merak setelah menerima informasi dari VTS Merak.
“Begitu menerima laporan dari VTS Merak, kami segera mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Merak menuju lokasi kejadian menggunakan RIB 01 beserta peralatan SAR yang diperlukan. Saat ini tim sedang melaksanakan upaya pencarian secara maksimal dengan berkoordinasi bersama unsur terkait. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” ujar Al Amrad.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 02.55 WIB. Saat itu, petugas keamanan KMP Kirana II yang tengah berlayar dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni melihat seorang penumpang laki-laki melompat ke laut.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada perwira kapal. Sekitar pukul 03.09 WIB, pihak kapal melakukan pengecekan rekaman CCTV dan memastikan korban merupakan seorang laki-laki yang mengenakan baju serta celana berwarna hitam.
Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada VTS Merak dan dilaporkan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten untuk dilakukan operasi pencarian.
Tim Rescue Unit Siaga SAR Merak diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 05.00 WIB menggunakan Rescue Car dan RIB 01 dengan membawa peralatan SAR air, peralatan medis, perangkat komunikasi, serta perlengkapan pendukung lainnya. Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 05.50 WIB untuk memulai pencarian.
Operasi SAR melibatkan tujuh personel Tim Rescue Unit Siaga SAR Merak bersama unsur VTS Merak.
Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan dan identitasnya masih dalam proses pendataan. Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyatakan akan terus berkoordinasi dengan seluruh unsur SAR yang terlibat serta menyampaikan perkembangan pencarian kepada masyarakat secara berkala.
Penulis: Usman Temposo
Editor: Wahyudin
