Beranda Bisnis Pengusaha Budi Daya Rumput Laut di Pesisir Banten Terpuruk

Pengusaha Budi Daya Rumput Laut di Pesisir Banten Terpuruk

206
0

SERANG – Pengusaha budi daya rumput laut di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang mengaku terpuruk akibat gagal panen. Tidak hanya itu, bibit rumput laut yang seharusnya menjadi modal tanam pun habis karena gagal panen.

Junali, salah satu pembudi daya rumput laut Desa Lontar, mengaku terpuruk akibat sulitnya mendapatkan bibit rumput laut. “Biasanya kalau hasilnya bagus, kami selalu menyisakan untuk bibit. Namun beberapa bulam ini gagal (panen) terus, persediaan bibit pun habis,” kata Junali kepada bantennews.co.id, Rabu (6/3/2019).

Ia menuturkan, dalam beberapa bulan ini cuaca dan kualitas air laut tidak sebaik sebelumnya. Hal itu membuat rumput laut sulit tumbuh berkembang bahkan mati. “Memang kondisinya sedang angin barat. Tapi air laut juga keruh. Entah karena limbah dari Bojonegara atau apa kami tidak tau. Rumput laut susah berkembang,” kata dia.

Jika sebelumnya ia mengaku bisa mempekerjakan 12 orang karyawan setempat, kini hanya tersisa dua orang saja. Turun drastisnya hasil tanam rumput laut itu membuatnya tidak bisa lagi melayani pesanan dari konsumen. “Mau bagaimana, walau ada permintaan kami tidak bisa melayani karena tidak ada stok,” ujarnya.

Ia berharap pemerintah dapat memberikan solusi atas kondisi tersebut. Bibit rumput laut sangat ia harapkan untuk kelangsungan para pembudi daya rumput laut di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Banten. (You/Red)