Beranda Uncategorized Penggerak Golput Layak Diberikan Sanksi

Penggerak Golput Layak Diberikan Sanksi

Ilustrasi - foto istimewa tribunnews.com

SERANG – Koordinator Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Muslim Indonesia (KAHMI) Majelis Wilayah (MW) Banten, Udin Safarudin mendorong pemberian sanksi bagi kelompok golongan putih. Namun, Udin menilai sanksi sebaiknya dijatuhkan kepada kelompok yang menggerakkan golput, bukan pemilih golput.

“Pelaku golongan putih ke depan harus diberikan sanksi sebagai efek jera. Kalau tidak dilakukan akan berdampak negatif. Termasuk juga soal hoaks, jadi nantinya akan ada kepastian hukum,” ujarnya, Kamis (21/3/2019).

Dikatakan Udin, termasuk hoaks atau juga _ghibah_ akan terhindar ketika memiliki kepastian hukum yang melarang golput.

“Saya sebut bukan golput, karena golput itu putih dan putih itu suci. Kalau tidak mempunyai pilihan dan tidak mencintai negaranya bukan putih lagi tanda tanya besar bisa jadi hitam. Jadi sekali lagi harus ada kepastian hukum untuk pelaku golput ini,” ucapnya.

Udin menjelaskan setiap rakyat berhak demokrasi, namun masih belajar dalam berdemokrasi akan tetapi ada batasan dimana diatur dalam UU. Namun demikian ada semacam kejenuhan karena hal itu.

Maka dari kata dia, harus ada ketegasan dan aturan main dari aparat terkait, bagi mereka yang memainkan hoaks maupun golput.

“Masyarakat Banten yang memilih ciri kegotongroyongan yakin bahwa mampu meminimalisir hoaks, golongan putih atau golput,” ucapnya. (Dhe/Red)