Beranda Sosial dan Budaya Pengerjaan Revitalisasi Banten Lama Terkesan Serampangan

Pengerjaan Revitalisasi Banten Lama Terkesan Serampangan

816
0
Proses revitalisasi kawasan Banten Lama. (Wahyu/bantennews)

SERANG – Pihak Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Banten menemukan beberapa pekerjaan revitalisasi Banten Lama dikerjakan serampangan. Selain tidak mengindahkan ketentuan perundang-undangan juga mengancam kelestarian benda cagar budaya.

Ada beberapa proyek yang cenderung mengancam kelestarian cagar budaya yang ditemukan tim BPCB di beberapa titik lokasi pembangunan. Misalnya, pembangunan di area penunjang pariwisata sebelah barat. Tim menemukan pembangunan pagar di atas struktur saluran pipa Pengindelan Mas dari Tasikardi.

“Padahal mereka mengetahui di situ zona inti, tapi pondasi untuk pagar sengaja dibangun di atas saluran pipa tersebut,” kata Kepala Bidang Perlindungan Balai Cagar Budaya (BPCB) Banten, Juliadi ditemui di kantornya, Jumat (19/10/2018).

Terpisah, pada pembangunan pagar di Alun-alun Banten Lama juga menemukan pembangunan pagar setinggi 1,5 meter. “Ketentuan pembangunan pagar itu tidak bisa ditutup penuh, harus ada ruang visual agar pagar tidak menghalangi pandangan para wisatawan yang datang,” katanya.

Menyikapi dua pembangunan tersebut, pihaknya sudah merekomendasikan untuk membongkar kembali hasil pembuatan pagar tersebut. Di sisi lain, proses penutupan area resapan air dengan marmer juga menjadi catatan tim BPCB Banten. Selain akan mengurangi resapan air, juga ada beberapa efek dari proses penutupan tersebut.

“Sampai hari ini kami tidak pernah dapat desain rencana pembangunannya. Ke depan kami berharap tidak seperti ini. Pola rencana dan langsung pembangunan harus dikaji secara menyeluruh,” kata dia.

Dalam waktu dekat, Juliadi menambahkan, pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Balai Pelestari Cagar Budaya Banten akan melakukan evaluasi terhadap pembangunan revitalisasi Banten Lama yang kini sudah berjalan. “Iya akan ada semacam evaluasi,” ujarnya. (you/red)