Beranda Peristiwa Pengemis di Cilegon Kini Menyamar Seperti Pemulung

Pengemis di Cilegon Kini Menyamar Seperti Pemulung

918
0
Petugas Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon melakukan razia kepada para Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) dan Anak Jalanan (Anjal) di sepanjang jalur pusat kota, Rabu (15/5/2019). (Usman/bantennews)

CILEGON – Fenomena gembel dan pengemis (Gepeng) di Kota Cilegon bertransformasi. Kini para peminta-minta tersebut menyamar layaknya seorang pemulung dengan membawa karung.

Hanya saja, si Gepeng hanya duduk berdiam diri di lokasi tertentu berharap mendapatkan pemberian dari orang yang ibah.

Pantauan Bantennews.co.id, Kamis (16/1/2020) pengemis yang menyamar menjadi pemulung ini kebanyakan adalah anak-anak dan ibu-ibu.

Bila biasanya pengemis mangkal di tempat keramaian atau lampu merah, namun pengemis yang menyamar menjadi pemulung ini biasa mangkal di tempat kemacetan seperti jalan putar balik seperti di Jalan Protokol Cilegon di Kecamatan Cibeber.

Selain ditempat tersebut juga pengemis yang menyamar layaknya pemulung juga biasa mangkal di Flyover Cibeber. Hingga saat ini belum ada tindakan dari aparat pemerintah setempat.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon, Ahmad Jubaedi mengatakan pihaknya belum mengetahui bahwa saat ini pengemis di Kota Industri menyamar menjadi pemulung.

Namun demikian, kata dia, pihaknya akan melakukan investigasi dan pemantauan terhadap para pengemis tersebut.

“Kita sudah punya tim Satgas, jadi nanti Tim Satgas akan bergerak apakah benar pengemis di Cilegon saat ini menyamar layaknya pemulung,” ujarnya.

Dia menuturkan bahwa pihaknya akan menertibkan para Gepeng di Cilegon itu untuk kenyamanan masyarakat.

(Man/Red)