Beranda Hukum Pengakuan Istri Petinggi Sunda Empire, Sering Ditinggal Suami

Pengakuan Istri Petinggi Sunda Empire, Sering Ditinggal Suami

Istri Jenderal Sunda Empire, Ki Rangga Sasana. (Ist)

SERANG – Ursula, bukan nama sebenarnya, tak pernah menyangka mantan suaminya merupakan petinggi organisasi yang membuat heboh publik tanah air belakangan ini. Pegawai negeri sipil di Pemprov Banten tersebut baru melihat wajah mantan suaminya tersebut setelah tenar sebagai Jenderal Sunda Empire, Ki Rangga Sasana.

Kaget bercampur bingung menerpa pikiran Ursula. Ia tak habis pikir suaminya semakin jauh melangkah membentuk komunitas yang banyak membelokan narasi sejarah dan membuat sejarah versi sendiri. Kepada Ursula, Rangga pernah mengaku bertugas sebagai legislator di Senayan. Ursula tak banyak menaruh curiga dengan pengakuan sang mantan suaminya itu.

Pertemuan duda dan janda itu kemudian bersepakat untuk mengikat ikatan suci pernikahan. Pria yang mengaku berasal dari Kota Bawang atau Berebes, Jawa Tengah tersebut meminangnya pada tahun 2012 silam. Namun baru nikah tercatat negara setahun kemudian.

Setelah menikah, gelagat aneh mulai muncul. Ki Ageng Rangga jarang pulang seperti layaknya Bang Toyib dalam lagu danggut koplo popular. Hingga pada tahun 2014, Ursula tak tahan dengan kehidupan rumah tangganya dan memutuskan menggugat cerai ke Pengadilan Agama setempat.

“Jarang ketemu, ketemu seminggu sekali, dua minggu sekali, sebulan sekali, jarang ketemu,” kata Ursula kepada wartawan.

Setelah lama tak jumpa, beberapa hari lalu Ursla tercengang melihat salah satu program televisi. Suaminya tiba-tiba muncul sebagai pembicara untuk organisasi antah berantah. Ia hanya bingung sambil mengenang kenangan pahit masa silam yang sudah lama ingin ia lupakan.

Ridwan, (40) salah seorang warga Ciruas, Kabupaten Serang, mengaku terkejut bahwa yang menjadi Petinggi kerajaan Sunda Empire, merupakan Rangga suasana.

“Awalnya saya masih ragu, ternyata begitu melihat di tv, saya yakin itu adalah ki Ageng Rangga suasana, yang dahulu ada di Serang Banten. Bahkan saya pernah kenal dekat,” katanya, Minggu (25/1/2020).

Rangga sasana sewaktu tinggal di Serang Banten, mengaku dirinya sebagai Ketua Umum majelis Partai-Partai Rakyat Indonesia, dan Ketua Umum Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI), dan tengah menunaikan tugas di Banten untuk pembubaran dua lembaga hukum yakni Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mahkamah Konstitusi (MK). Gagasan yang membuat publik terperanjat dan geli. (you/red)