Beranda Kesehatan Penempatan Bidan Terpusat di Perkotaan Picu Angka Kematian Ibu Tinggi

Penempatan Bidan Terpusat di Perkotaan Picu Angka Kematian Ibu Tinggi

139
0
Ilustrasi. (alodokter.com)

SERANG – Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Serang, Anah Rohanah mengatakan terdapat beberapa alasan mengapa Angka Kematian Ibu (AKI) masih cukup banyak di Kota Serang, di antaranya yaitu sebaran bidan yang terlalu terpusat di daerah perkotaan.

“Kalau dari segi jumlah SDM, itu sudah memadai. Sebanyak 930 bidan berada di kota Serang. Namun memang sebarannya terlalu terpusat di daerah perkotaan. Sedikit yang berada di pinggiran kota,” ujarnya, Kamis (14/3/2019).

Selain itu, sulitnya akses transportasi di daerah pinggiran kota juga menjadi salah satu sebab tingginya AKI.

“Kompetensi dari bidan-bidan pun masih harus kami tingkatkan lagi. Seperti bagaimana mereka mendeteksi ibu hamil yang berisiko tinggi,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, IBI Kota Serang melakukan pembinaan secara intens untuk para bidan sehingga berkompeten dalam menangani ibu hamil berisiko tinggi semakin baik.

“Makanya kami selalu melakukan pembinaan untuk bagaimana ketika ada ibu hamil yang datang ke tempat praktiknya, bisa lebih tahu mengenai kondisi ibu hamil tersebut. Apa yang harus dilakukan ketika ibu hamil tersebut terdeteksi berisiko tinggi,” ucapnya.

IBI Kota Serang juga memiliki program unggulan dalam menanggulangi AKI yaitu Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K).

“Jadi ibu hamil itu dideteksi sejak awal. Kalau terdeteksi berisiko, kami akan lakukan pendampingan kepada ibu tersebut. Selain itu kami juga ada program kunjungan Ibu Hamil Berisiko Tinggi, kunjungan Ibu Nifas. Itu untuk menekan AKI,” ucapnya. (Dhe/Red)